Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Video Tokoh Hikmah Arsip Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Daerah Cerpen Ubudiyah Seni Budaya Sirah Nabawiyah Internasional Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan

Gus Yahya Tandatangani Piagam Pencanangan Kantor PBNU di IKN

Gus Yahya Tandatangani Piagam Pencanangan Kantor PBNU di IKN
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (kedua dari kanan) usai menandatangani piagam pencanangan Kantor PBNU di Ibu Kota Negara (IKN) di Masjid Syaikhona Cholil Desa Sukaraja, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Ahad (30/1/2022) siang. (Foto: Syaifullah)
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (kedua dari kanan) usai menandatangani piagam pencanangan Kantor PBNU di Ibu Kota Negara (IKN) di Masjid Syaikhona Cholil Desa Sukaraja, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Ahad (30/1/2022) siang. (Foto: Syaifullah)

Penajam Paser Utara, NU Online
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf secara resmi menandatangani piagam pencanangan Kantor PBNU di Ibu Kota Negara (IKN). 

Prosesi penandatanganan itu dilakukan dalam acara istighatsah Masjid Syaikhona Cholil Desa Sukaraja, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Ahad (30/1/2022) siang. 

Penandatanganan itu didampingi oleh Plt Bupati Penajam Paser Utara Hamdam Pongrewa, Sekretaris Jenderal PBNU H Syaifullah Yusuf, Bendahara Umum PBNU H Mardani Maming, dan Ketua PCNU Penajam Paser Utara KH A Syamsul Hadi.

Sebelum pendantanganan itu, Gus Yahya menyampaikan bahwa warga Penajam Paser Utara saat ini tengah berbahagia karena telah ditetapkan sebagai daerah ibu kota negara yang baru. 

"Mumpung belum jadi ibu kota yang padat, PBNU mohon izin untuk ikut menempati ibu kota negara. Alhamdulillah sudah ada pembicaraan dari kemarin, Pak Bupati sudah menyiapkan (tempat) agar ketika nanti sudah resmi menjadi ibu kota negara, di situ akan berdiri Kantor PBNU," kata Gus Yahya. 

Ia mengatakan bahwa kehidupan masyarakat di Penajam Paser Utara, terutama di Kecamatan Sepaku sudah jauh lebih mudah daripada 17 tahun silam. 

Pada 2004, Gus Yahya pernah berkunjung ke sini dengan kondisi kehidupan yang masih sangat memprihatinkan. Bahkan, jalanan pun masih lumpur. 

"Kehidupan yang lebih baik, mudah, nyaman, dikaruniakan oleh Allah kepada kira karena ada sebabnya. Jangan sampai kita hilangkan sebab ini supaya Allah tidak menghilangkan nikmat kita. Mari kita syukuri," ungkapnya. 

"Kita berdoa semoga sekian banyak hal yang semua datang karena barokah Allah akan terus menjadi barokah yang tidak putus-putus untuk umat Islam, bangsa Indonesia, dan masa depan kemanusiaan yang lebih mulia," imbuhnya.

Usai melakukan penandatanganan, Gus Yahya bersama rombongan PBNU mengunjungi tugu titik nol IKN, di Desa Pemaluan, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara. 

Agenda tersebut merupakan rangkaian dari Pengukuhan PBNU masa khidmah 2022-2027 yang akan dilakukan di Gedung Dome, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Senin (31/1/2022) bertepatan dengan Hari Lahir (Harlah) Ke-96 NU berdasarkan kalender masehi. 

Pewarta: Aru Lego Triono
Editor: Kendi Setiawan



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler Nasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×