Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Video Tokoh Hikmah Arsip Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Daerah Cerpen Ubudiyah Seni Budaya Sirah Nabawiyah Internasional Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan

Kelola Keuangan dengan Sistem Amplop

Kelola Keuangan dengan Sistem Amplop
Ilustrasi: cara mengelola keuangan menggunakan amplop adalah dengan membagi pendapatan dalam beberapa amplop sebagai representasi dari pos-pos anggaran. (Foto: NU Online/Kendi Setiawan)
Ilustrasi: cara mengelola keuangan menggunakan amplop adalah dengan membagi pendapatan dalam beberapa amplop sebagai representasi dari pos-pos anggaran. (Foto: NU Online/Kendi Setiawan)

Jakarta, NU Online
Di era teknologi yang semakin canggih seperti sekarang ini, banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengelola keuangan, seperti menggunakan Excel, Spreadsheet, dan sebagainya. Namun, hal itu seringkali masih banyak yang dibuat bingung mengelola keuangan ketika menggunakan aplikasi tersebut. Nah, ada satu cara mudah mengelola keuangan yaitu dengan manajemen amplop.


"Ini cara paling simpel yang bisa dilakukan bagi Teman-teman mahasiswa atau siapa pun. Ini yang juga saya lakukan waktu awal-awal mendirikan usaha dulu. Jadi ini cara yang paling simpel dengan amplop," kata Rezki Wulan Ramadhanty saat mengisi Webinar Generasi Melek Finansial yang diadakan oleh Prodi Akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia), Sabtu (19/2/2022).

Wulan menjabarkan, seperti namanya, cara mengelola keuangan menggunakan amplop adalah dengan membagi pendapatan dalam beberapa amplop sebagai representasi dari pos-pos anggaran. Pada masing-masing amplop dituliskan nama kategorinya.

"Ini untuk kebutuhan; untuk membeli sesuatu hal yang diinginkan; ini buat asuransi pakai amplop saja. Nah, ini bisa juga dilakukan oleh Teman-teman pelaku usaha bisnis online," jelas Rezki Wulan Ramadhanty yang juga merupakan seorang womenpreneur, konsultan, dan edukator.

Lebih lanjut lagi ia mengatakan bahwa UMKM binaannya menggunakan cara seperti ini, terutama mereka yang baru saja memulai usaha.

"Bagi yang sudah berkembang usahanya itu bisa juga masih melakukan ini, tapi alangkah lebih baiknya sudah dicatat dalam versi Excel, dan kita juga bisa membuat laporan keuangan per bulan. Tapi biasanya awalan itu untuk menjadi sebuah habit menggunakan amplop sebagai cara simpel," ungkapnya.

Ia mengungkapkan bahwa banyak yang bilang bahwa membuat laporan keuangan merupakan hal yang membingungkan, terkesan ribet. Maka untuk memulainya menggunakan cara yang simpel, yaitu dengan amplop.

Gerakan satu lembar
Wulan juga menerangkan langkah lainnya yang ia sebut gerakan satu lembar.

'Bagaimana gerakan satu lembar, saya di sini lebih yang tipikal simpel, dan ini yang bisa dilakukan secara rutin akan menjadi sebuah kebiasaan bagi Teman-teman semua. Bagaimana kita melakukan satu lembar budget-nya per bulan," ujarnya.


Jadi pelaku usaha mempunyai budget satu bulan, akan diapakan saja dengan budget tersebut.

Kemudian ada juga pola satu lembar uang per hari. Menurutnya hal itu berguna untuk menabung. Selain dapat dimasukkan ke amplop, dapat juga dimasukkan ke dalam celengan khusus. "Secara nggak langsung 30 hari, oh ternyata punya tabungan. Selama tiga bulan kita simpan kemudian bisa kita taruh di tabungan. Nah, ini cara yang paling simpel untuk kita membiasakan menabung," ungkapnya.

Hal berikutnya adalah satu lembar daftar goals atau tujuan, karena setiap orang tujuannya beda-beda. Karena itu jangan menyamakan satu sama lain. "Setiap orang juga punya goals yang berbeda," ungkapnya.

Kontributor: Malik Ibnu Zaman
Editor: Kendi Setiawan



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler Nasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×