Home Nasional Warta Esai Khutbah Daerah Cerpen Fragmen Ubudiyah Seni Budaya Sirah Nabawiyah Keislaman Internasional English Tafsir Risalah Redaksi Opini Hikmah Video Nikah/Keluarga Obituari Tokoh Hikmah Arsip Ramadhan Kesehatan Lainnya

Ketua OC Imam Aziz Berkomitmen Muktamar Ke-34 NU Patuhi Prokes

Ketua OC Imam Aziz Berkomitmen Muktamar Ke-34 NU Patuhi Prokes
Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar ke-34 NU KH Imam Aziz saat konferensi pers di gedung PBNU, Kamis (11/11/2021) petang. (Foto: NU Online/Suwitno)
Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar ke-34 NU KH Imam Aziz saat konferensi pers di gedung PBNU, Kamis (11/11/2021) petang. (Foto: NU Online/Suwitno)

Jakarta, NU Online
Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama akan dilaksanakan pada 23-25 Desember 2021 mendatang di Provinsi Lampung. Kegiatan ini dihelat masih dalam suasana pandemi Covid-19 yang belum menemui ujungnya.

 

Ketua Organizing Committee (OC) atau Ketua Panitia Muktamar ke-34 NU yang juga Ketua PBNU KH Imam Aziz, menegaskan komitmennya untuk menjaga protokol kesehatan (prokes) dalam forum tertinggi NU itu.


Setidaknya, ada tiga hal yang ditekankan sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19 di arena muktamar. Hal ini disampaikan Kiai Imam Aziz saat konferensi pers pada Kamis (11/11/2021).


Baca juga: Agenda Utama Muktamar NU Dipusatkan di Pesantren Darussa’adah Lampung Tengah


Pertama, pengurangan jumlah peserta dari tujuh orang menjadi tiga orang dari setiap perwakilan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), dan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU).


Lebih lanjut, ia memperkirakan Muktamar Ke-34 ini akan diikuti oleh 2.295 orang meliputi 1.959 peserta. Jumlah tersebut terdiri dari 102 orang dari 34 PWNU, 1.563 orang dari 521 PCNU, 93 orang dari 31 PCINU, serta 42 orang dari 14 badan otonom dan 54 orang dari 18 lembaga di tingkat pusat.


Peserta juga meliputi pengurus di tingkat PBNU, meliputi 32 orang dari unsur syuriyah, 15 orang mustasyar, 20 orang a’wan, dan 38 orang tanfidziyah. Hal ini ditambah 336 orang dari panitia.


“Ini separuh dari yang selama ini normal acara muktamar. Biasanya tujuh peserta dan sekarang kita batasi (tiga peserta) dari masing-masing utusan PW, PC, dan PCI,” jelas pria asal Pati Jawa Tengah ini.


Kedua, acara tidak difokuskan di satu tempat saja, melainkan disebar di empat tempat berbeda. Penyelenggaraan pembukaan dan pleno Muktamar Ke-34 NU ini akan dilaksanakan di Pesantren Darussa’adah, Kabupaten Lampung Tengah.


Sementara acara lain, seperti sidang komisi meliputi program kerja, organisasi, dan rekomendasi dan tiga sidang bahtsul masail yakni waqi’iyah, maudluiyah, dan qanuniyah, akan dilaksanakan di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Universitas Lampung (Unila), dan Universitas Malahayati.


Ketiga, pendaftaran peserta akan dilakukan dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang otomatis terkoneksi dengan aplikasi PeduliLindungi Kementerian Kesehatan. Hal ini guna mengetahui keberadaan peserta kontak dengan siapa saja guna memudahkan penelusuran jika terjadi penularan virus Covid-19.


“Ini sebagai gambaran bahwa muktamar ini akan mematuhi prokes. Tentu saja kita menunggu jawaban permohonan panitia dari Satgas Covid-19 nasional maupun tingkat daerah,” pungkasnya.


Pewarta: Syakir NF
Editor: Musthofa Asrori



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler Nasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×