Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Video Tokoh Hikmah Arsip Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Daerah Cerpen Ubudiyah Seni Budaya Sirah Nabawiyah Internasional Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan

PBNU Terima Kunjungan Warga Wadas

PBNU Terima Kunjungan Warga Wadas
Ketua PBNU Bidang Hukum Savic Ali mempersilakan Isnin Sutrisno, Marsono, dan Mas H Sardi untuk menceritakan kondisi terkini yang terjadi di Wadas. Savic Ali mencatat semua informasi terkini dan aspirasi warga Wadas.
Ketua PBNU Bidang Hukum Savic Ali mempersilakan Isnin Sutrisno, Marsono, dan Mas H Sardi untuk menceritakan kondisi terkini yang terjadi di Wadas. Savic Ali mencatat semua informasi terkini dan aspirasi warga Wadas.

Jakarta, NU Online

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menerima kunjungan warga Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (20/5/2022) siang. Pengurus harian PBNU mendengarkan aspirasi warga Wadas terkait rencana penambangan batu andesit di desa Wadas.


Ketua PBNU Bidang Hukum Savic Ali mempersilakan Isnin Sutrisno, Marsono, dan Mas H Sardi untuk menceritakan kondisi terkini yang terjadi di Wadas. Savic Ali mencatat semua informasi terkini dan aspirasi warga Wadas.


“Untuk konteks keberpihakan, PBNU sejak zaman Gus Dur punya perhatian ke sana. Saya lama dengan Mas Yahya (Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf), mengerti betul pandangan dan sikapnya. Baru-baru ini (lebaran ini), ia bilang bahwa di Jawa ini sudah padat. Radius berapa saja sudah ketemu warga. Harusnya tidak ada penambangan,” kata Savic.


Warga Wadas didampingi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta Danil dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Yogyakarta Adi.


Marsono menyampaikan singkat keresahannya seputar konflik sosial atas pro dan kontra masyarakat terkait rencana penambangan batuan andesit di desa Wadas. Menurutnya, polemik di masyarakat seputar rencana penambangan batuan andesit dan pembebasan lahan berujung ketegangan di tengah warga.


“Hubungan orang tua dan anak memanas. Sesama saudara tegang. Tidak saling bertegur sapa. Tolong selamatkan desa kami. Kami prihatin, sesama keluarga terlibat konflik,” kata Marsono.


Ketua PBNU Bidang Kesejahteraan Rakyat Hj Alissa Wahid yang pernah mengunjungi Wadas saat represi aparat menyampaikan keprihatinannya seputar trauma anak-anak, perempuan, dan konflik horizontal.


“Saya minta kepada kedua pihak (warga yang menerima dan menolak) untuk tetap fokus pada masalah lingkungan dan pemerintah, bukan hubungan personal. Kita perlu mencairkan ketegangan suasana di tengah masyarakat,” kata Hj Alissa.


Savic Ali dan Hj Alissa akan menyampaikan semua informasi terkini dan aspirasi warga Wadas yang mengunjungi Kantor PBNU siang hari ini kepada Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf.


Pewarta: Alhafiz Kurniawan
Editor: Kendi Setiawan



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler Nasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×