Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Pembersihan Diri Paling Optimal, Jamaah Haji Disarankan Sering Berwudlu

Pembersihan  Diri Paling Optimal, Jamaah Haji Disarankan Sering Berwudlu
Jamaah Haji Disarankan Sering Berwudlu
Jamaah Haji Disarankan Sering Berwudlu

Jakarta, NU Online
Saat ini, musim ibadah haji berada dalam bayang-bayang pandemi Covid-19 yang belum usai. Selain itu di Arab Saudi juga sedang dalam cuaca panas yang perlu diwaspadai oleh para jamaah. Oleh karena itu, untuk menjaga kesehatan, para jamaah harus tetap menerapkan pola aktivitas yang sehat agar kesehatan dapat terjaga dengan baik.


Di antara upaya untuk menjaga kesehatan ini adalah dengan sering-sering berwudlu. Karena berwudlu sebenarnya merupakan tehnik pembersihan diri yang paling optimal. Hal ini diungkapkan tim dokter PPIH Arab Saudi dr Andi Yanti, seperti yang dilansir oleh laman Kemkes, Jumat (19/6/2022).


Menurutnya, wudlu juga menjadi salah satu upaya mengurangi risiko terpapar Covid-19. Selain wudlu ia juga menyarankan jamaah agar selalu mencuci tangan dengan sabun atau membawa hand sanitiser di dalam tas. Apa bila sudah menyentuh barang di tempat umum, maka tangan harus segera dibersihkan.


"Cuci tangan sebelum tangan menyentuh hidung atau area mulut yang bisa jadi sarana untuk virus masuk ke dalam saluran pernapasan dan menimbulkan infeksi Covid-19," katanya.


Upaya tersebut menurutnya merupakan salah satu protokol kesehatan selain tentunya menggunakan masker dengan baik sebagai bentuk ikhtiar untuk terhindar dari tertular berbagai jenis virus.


"Gunakan masker dengan baik dan benar, masker harus menutupi pangkal hidung dan seluruh mulut. Serta jika terkena cairan, segera diganti karena membran masker bisa tidak berfungsi dengan baik lagi," kata dokter spesialis paru ini.


dr. Andi menyampaikan, jika jamaah haji tidak menggunakan masker dengan baik dan benar, maka bakteri, khususnya virus penyebab Covid-19 ( SARS Cov-2) dapat lolos masuk ke saluran pernapasan


"Disamping itu diharapkan penggantian masker secara berkala minimal 6-8 jam atau jika dirasa sudah kotor," katanya.


Andi pun berharap, jamaah tetap patuh terhadap sejumlah protokol kesehatan selama menunaikan ibadah haji. Tujuannya agar jamaah haji tetap aman dan sehat selama menjalankan rangkaian ibadah haji.


"Sehingga bisa beribadah dengan baik dan mendapat gelar haji mabrur," katanya.


Khusus untuk jamaah haji, karena menjaga jarak sulit dihindarkan, maka bisa memperkuatnya dengan memakai masker secara baik dan benar.


Editor: Muhammad Faizin



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler Nasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×