Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Rais ‘Aam: NU Tolak FDS Harus dengan Gerakan Santun

Rais ‘Aam: NU Tolak FDS Harus dengan Gerakan Santun
Kebumen, NU Online 
Rais ‘Aam PBNU KH Ma'ruf Amin menginstruksikan para pengurus NU di tingkat Wilayah, Cabang, hingga Ranting, untuk bergerak bersama dalam memperkuat tradisi amaliah Nahdliyin, termasuk memperkuat madrasah diniyah. 

Instruksi itu disampaikan pada Halaqah Syuriyah PCNU dan Pengasuh Pondok Pesantren di bekas Karesidenan Kedu, yaitu daerah Magelang, Kebumen dan Banyumas (Dulangmas), di Pondok Pesantren Al-Huda, Kebumen, Ahad (3/9).

"NU sebagai jam'iyah harus mampu mengorganisir jamaahnya. NU punya tanggung jawab keummatan, tanggung jawab kenegaraan dan tanggung jawab kebangsaan,” katanya. 

Menurut dia, yang konsisten dalam menjaga itu semua adalah pesantren dan madrasah diniyah. Karena itu, ia mendorong pemerintah untuk memperkuat madrasah diniyah. 

“Kebijakan FDS ini kita memang kecolongan, tahu tahu ada Permendikbud, judulnya, penguatan karakter di sekolah, tetapi isinya adalah sekolah lima hari. Saya sudah sampaikan ke presiden, bahwa kebijakan tersebut ditolak umat. Jika diteruskan akan menimbulkan konflik di tengah masyarakat,” jelasnya.

Kini, lanjutnya, Permendikbud itu akan direvisi dalam Perpres. Ia menduga, dalam Perpres itu, FDS akan diterapkan secara opsional. Jadi, nanti Pemda boleh memilih menerapkan atau tidak. 

Dengan demikian, NU harus kerja keras dengan harakah (gerakan) layyinan yang santun. NU tidak bergerak dengan intimidasi, tidak memaksakan, tapi mendorong kesadaran bersama. 

“PCNU dan PWNU harus melobi bupati dan gubernurnya untuk menolak kebijakan tersebut. Di Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, NTB sudah mulai menolak. Entah ini Jawa Tengah, katanya gubernurnya termasuk penggagas FDS. PCNU-PCNU-nya harus bergerak, meloby bupati-wali kota untuk menolak kebijakan penerapan FDS. (Abdul Malik/Abdullah Alawi)



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Nasional Lainnya

Terpopuler Nasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×