Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Sejarawan UNS: Pemikiran Gus Dur Selalu Dibutuhkan

Sejarawan UNS: Pemikiran Gus Dur Selalu Dibutuhkan
Solo, NU Online
Sejarawan dari Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) Hermanu Joebagio mengatakan, sosok KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) adalah pembela minoritas, meskipun berada di bawah represi penguasa.

“Gus Dur ini orang yang sangat plural dan membela minoritas," katanya pada diskusi dalam Peringatan Haul Gus Dur ke-7 di Solo, Jumat (30/12) malam.

Ditambahkan dia, meski sudah wafat, pemikiran Gus Dur masih sangat relevan di zaman sekarang. “Gus Dur merupakan sosok yang dibutuhkan kapan pun pemikirannya,” ujar dia.

Dalam kesempatan tersebut, Hermanu juga menjelaskan dua macam intelektualitas. Keduanya yaitu Intelektualitas kkslusif dan inklusif. Menurutnya, intelektual mesti dibarengi dengan sikap inklusif.

“Intelektualitas harus ditumpangi dengan sikap inklusif. Karena tanpa itu, intelektualitas tidak ada apa-apanya, kenapa? Karena kita membangun visi masa depan keindonesiaan kita dengan apa sih? Ya, dengan kedamaian, keindahan dalam perbedaan,” kata dia.

Sebaliknya, intelektualitas yang eksklusif akan menghasilkan manusia yang memiliki sifat merasa paling benar. “Di dalam negara yang seperti ini, paling berbahaya orang yang tidak mau menerima orang lain. Dalam konteks psikologi, pribadi ini hanya menerima kelompoknya sendiri,” ungkap dia. 

Selain Hermanu, turut hadir sejumlah narasumber antara lain Solahudin Aly (Sekjen PW GP Ansor Jateng), Husein Syifa dan beberapa tokoh lainnya. (Ajie Najmuddin/Abdullah Alawi)


Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Nasional Lainnya

Terpopuler Nasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×