Obituari

Innalillahi, Mustasyar NU Surakarta H Harri Mas’udi Berpulang

Ahad, 15 November 2020 | 00:00 WIB

Innalillahi, Mustasyar NU Surakarta H Harri Mas’udi Berpulang

Almrhum H Harri Mas'udi (Foto: NU Online/Ajie Najmuddin)

Solo, NU Online  
Kabar duka kembali datang dari Solo, Jawa Tengah. Belum genap satu bulan wafatnya KH Abdullah Asy’ari dan Prof Hermanu Djoebagio, warga NU Solo kembali harus ditinggalkan salah satu mustasyarnya, H Harri Mas’udi yang wafat di kediamannya Griya Grogolan RT 04 RW 01 Ketelan, Banjarsari, Surakarta, Jumat (13/11) malam.

 

Pak Harri, begitu ia biasa dipanggil berasal dari Blora, sudah aktif berjuang di lingkup NU Kota Solo sejak tahun 1960-an, yakni aktif di Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Kota Surakarta. Ayah dari Ketua PC Fatayat NU Surakarta, Laily itu hingga akhir hidupnya tercatat masih aktif sebagai mustasyar PCNU Kota Surakarta periode 2019-2024.

 

Wakil Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Surakarta KH Abdul Aziz, mengenang pribadi Pak Harri sebagai aktivis NU yang penuh dengan dedikasi. 

 

“Beliau itu aktivis NU Sejak muda, mulai dari IPNU terus berlanjut hingga menjadi Wakil Ketua PCNU beberapa kali, dan terakhir sebagai mustasyar,” terang Kiai Aziz, kepada NU Online, Sabtu (14/11).

 

Selama beberapa periode berkhidmat di NU tersebut, Pak Harri yang kini berusia 72 tahun, pernah mengikuti kepengurusan NU Solo mulai dari era KH Mukhtar Rosyidi, KH Luqman Suryani, KH Mahsun Musyafa’, KH Rozaq Shofawi, KH Dian Nafi’, KH Mubin Shoimuri, KH Abdul Karim, H Hilmi Sakdillah, hingga kepengurusan saat ini yang dipimpin H Masyhuri.

 

“Beliau aktivis di NU Solo, sejak kantor PCNU belum berdiri. Suatu pengabdian yang sulit dicari bandingannya,” ungkapnya.

 

Menurut keterangan yang kami terima pihak keluarga, almarhum H Harri Mas’udi  dimakamkan di Pemakaman Astana Bonoloyo, Surakarta, Sabtu (14/11) pukul 13.00 WIB. Semoga Allah mengampuni dosa H Harri Mas’udi dan melapangkan kuburnya. Amin. Lahul fatihah.

 

Kontributor: Ajie Najmuddin
Editor: Abdul Muiz