IPNU-IPPNU adalah Kader Penerus Perjuangan Ulama

IPNU-IPPNU adalah Kader Penerus Perjuangan Ulama
Prosesi pelantikan dan peluncuran program kerja PK IPNU-IPPNU MA Nurul Islam, Karangcempaka, Bluto, Sumenep. (Foto: NU Online/Rofik)
Prosesi pelantikan dan peluncuran program kerja PK IPNU-IPPNU MA Nurul Islam, Karangcempaka, Bluto, Sumenep. (Foto: NU Online/Rofik)
Sumenep, NU Online
Tugas berat namun mulia tidak semata diemban Nahdlatul Ulama, juga sejumlah lembaga dan badan otonom di bawahnya. Salah satunya memastikan generasi muda terhindar dari paham radikal. 
 
Misi suci tersebut diemban Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) karena sebagai wadah organisasi berjenjang dan salah satu pembentukan karakter bagi anak muda agar terhindar dari radikalisme.
 
Penegasan disampaikan Mathlub Anshari saat memberikan sambutan pada pelantikan dan peluncuran program kerja Pimpinan Komisariat (PK) IPNU-IPPNU Madrasah Aliyah (MA) Nurul Islam, Karangcempaka, Bluto, Sumenep, Jawa Timur, Kamis (13/2).
 
Menurut Kepala MA Nurul Islam tersebut, keberadaan PK IPNU-IPPNU di madrasah sebagai jawaban atas instruksi dari Pengurus Wilayah (PW) Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif NU Jawa Timur. Yakni  tentang perubahan nama Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) menjadi komisariat IPNU IPPNU.
 
Tidak semata menggugurkan instruksi, dalam pandangannya keberadaan badan otonom untuk sekolah dan madrasah serta kampus tersebut memiliki tugas yang lebih mulia.

"IPNU-IPPNU adalah kader NU yang siap menangkal paham-paham radikal, menjaga NKRI dan Ahlussunah wal Jama’ah," katanya.

Progam yang harus dilaksanakan PK IPNU-IPPNU ke depan, katanya harus ada sinergitas antara madrasah dan NU, serta bisa memberikan manfaat.
 
“Karena menjadi IPNU-IPPNU itu bertugas meneruskan perjuangan para ulama dan menjaga Islam tetap lestari selamanya,” tegasnya.
 
Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPNU Sumenep dalam prosesi pelantikan diwakili Direktur LKPT (Lembaga Komunikasi Perguruan Tinggi), Ali Fikri menyampaikan, menjadi kader IPNU-IPPNU sebagai satu keistimewaan.
 
“Karena diajarkan peka terhadap keadaan sosial, pendidikan dan lainnya di sekitar kita,” jelasnya.
 
Dirinya berkeyakinan kader IPNU-IPPNU MA Nurul Islam adalah harapan pengasuh dan yang dicita-citakan seluruh akademika madrasah. 
 
“Terutama lagi nanti bisa memberikan sumbangsih positif pada dunia pendidikan yang dapat menjadi teladan bagi yang lain," tuturnya.
 
Pihaknya juga mengapresiasi berdirinya PK IPNU-IPPNU di MA Nurul Islam yang segera melaksanakan instruksi PW LP Ma'arif NU Jawa Timur.
 
Pantauan media ini, pelantikan digelar terpisah. PK IPNU bertempat di aula putra, sementara IPPNU berpusat di aula putri. Ketua PK IPNU terlantik masa khidmah 2020-2021 adalah Moh Fayyad AS dan Ketua PK IPPNU diamanahkan kepada Selly Oktavia.
 
 
Kontributor: Rofik
Editor: Ibnu Nawawi
 
BNI Mobile