IMG-LOGO
Daerah

Gusdurian Yogya Gelar Kelas Pemikiran Gus Dur Ketiga

Sabtu 25 Oktober 2014 17:7 WIB
Bagikan:
Gusdurian Yogya Gelar Kelas Pemikiran Gus Dur Ketiga

Yogyakarta, NU Online
Forum Gusdurian Yogyakarta kembali mengadakan kelas pemikiran Gus Dur yang ketigaselama dua hari pada Sabtu dan akan berakhir Ahad 25-26 Oktober. Kelas pemikiran Gus Dur ini diadakan di Yayasan LKiS Yogyakarta.
<>
Ketua Panitia Kelas Pemikiran Gus Dur, Sarjoko, mengatakan kelas ini kembali diadakan untuk mengenalkan pemikiran Gus Dur lebih mendalam. “Pemikiran-pemikiran Gus Dur sangat banyak. Dengan forum ini kita akan menggali lebih dalam, mulai tentang politik, ekonomi, keislaman,” katanya.

Lebih lanjut, Sarjoko menjelaskan bahwa kelas pemikiran Gus Dur ini merupakan awal dari kita mengkaji pemikiran Gus Dur. "Kegiatan ini insya Allah berkah karena dengan kreativitas panitia untuk mengadakan acara ini," tambahnya.

Seknas Gusdurian, Alissa Wahid mengatakan bahwa Gus Dur tidak terkenal dengan pemikiran-pemikirannya saja. Ia juga terkenal karena sepak terjangnya. "Gus Dur terkenal dengan kerendahan hati, beliau tidak pernah mengambil ilmu begitu saja,” ungkapnya.

Putri sulung Gus Dur tersebut menambahkan, ayahnya mengambil ilmu dari mana-mana, tapi kemudian diolah dan menggunakan ilmu itu.

Kelas pemikiran  tersebut dibuka Alissa Wahid yang sekaligus memberikan materi. Selain dia, pemateri lain adalah Hairus Salim HS, Gaffar Karim, Nur Khalik Ridwan, dan Heru Prasetyo. (Nur Solikhin/Abdullah Alawi)

Bagikan:
Sabtu 25 Oktober 2014 23:59 WIB
TAHUN BARU ISLAM
Di Tengah Mabit, Siswa MI NU Walisongo Lepas Lampion
Di Tengah Mabit, Siswa MI NU Walisongo Lepas Lampion

Bojonegoro, NU Online
Seluruh pelajar kelas atas dan dewan pembina ektrakurikuler MI Nahdlatul Ulama Walisongo, Sumberrejo, mengadakan Malam Bina Insan dan Taqwa (MABIT) di aula madrasah pada Jumat-Sabtu (24-25/10). Pada peralihan tahun Hijriyah ini mereka mengisi malam dengan sejumlah ibadah yang disela dengan pelepasan lampion.
<>
Sekitar pukul 21.00 wib selepas pembacaan berbagai doa akhir dan awal tahun, para siswa beranjak keluar dari aula menuju lapangan madrasah dengan membawa lampion yang sudah disediakan guru pembina.

Sebelum diterbangkan, semua  siswa menulis harapannya pada secarik kertas untuk disertakan pada pengudaraan lampion mereka. Mereka berharap semua do’a yang baru dipanjatkan dikabulkan oleh Allah SWT.

Lampion-lampion ini terbuat dari daur ulang limbah non organik yang dirangkai sedemikian rupa dengan bantuan balon udara aneka warna.

Penanggung jawab kegiatan Ahsanul Amilin berharap banyaknya ragam bacaan doa menjadikan siswa-siswi MI NU Walisongo sekurangnya setahun ke depan menjadi lebih baik.

Para pelajar di malam mabit ini melakukan sholat berjamaah, tahlilan, istighotsah, tahajjud, sholat hajat, pembacaan sholawat, Barjanzian, sholawat Thibb Qullub, pembacaan doa akhir tahun dan awal tahun. Di samping itu, mereka membaca doa perisai diri mulai dari Hidzib Syadziliy sampai Laqod Ja.

Sementara pengurus LP Ma’arif NNU Sumberrejo Maryanto berpesan kepada para siswa, “Anak-anakku, kita sudah masuk tahun baru. Semoga masa ke depan kita lebih baik lagi, bagus budi pekertinya dan lebih baik prestasinya.” (Satria/Alhafiz K)

Sabtu 25 Oktober 2014 23:5 WIB
PMII IAIN Syekh Nurjati Gelar Refleksi Akhir Tahun
PMII IAIN Syekh Nurjati Gelar Refleksi Akhir Tahun

Cirebon, NU Online
Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar Refleksi Tahun Baru Islam 1436 H.
<>
Kegiatan yeng berlangsung sekretariat PK PMII IAIN Syekh Nurjati Cirebon Kelurahan Karyamulya Kecamatan Kesambi Kota Cirebon, tersebut diawali dengan membaca doa akhir tahun selapas ashar Jumat (24/10).

Selesai doa bersama, dilanjut dengan diskusi refleksi akhir tahun dengan format diskusi. Diskusi ini menghadirkan Wahyono An Najih selaku Majelis Pembina Komisariat (Mabinkom) sebagai pemateri dalam diskusi tersebut.

"PMII berperan penuh dalam membumikan ajaran Islam Aswaja maka dari itu penting untuk melakukan refelksi sebagai bahan acuan untuk PMII ke depan" ujarnya.

Senada dengan hal itu, ketua panitia Diki Agustinah mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk penanaman nilai Islam yang rahmatan lil alamin. "Kegiatan ini merupakan proses menanamkan ajaran Islam aswaja sehingga kader-kader PMII tidak terkontaminasi gerakan-gerakan Islam radikal dan memperjuangkan nilai-nilai tradisional dalam PMII itu sendiri" tuturnya.

Kegiatan yang diakhiri dengan bersama-sama membaca doa akhir tahun selepas sholat maghrib berjama'ah ini dalam rangka menyongsong Rapat Tahunana Komisariat (RTK) PK PMII IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang akan diselenggarakan belum lama lagi. (Ahmadi/Abdullah Alawi)

Sabtu 25 Oktober 2014 21:4 WIB
TAHUN BARU ISLAM
PMII Kota Pontianak Gelar Pawai Obor
PMII Kota Pontianak Gelar Pawai Obor

Pontianak, NU Online
Ratusan kader PMII Kota Pontianak menggelar refleksi tahun baru Islam 1436 H  dan pawai obor di Bundaran UNTAN, Jumat (24/10). Pawai yang dimulai pukul 19.15 ini berkeliling mengumandangkan sholawat menyusuri jalan Ahmad Yani sambil membawa obor.
<>
Rombongan pawai ini berasal dari pelbagai komisariat PMII sekotamadya Pontianak.

Ketua PMII UNTAN Mulyadi mengatakan, pawai obor ini digelar dalam rangka peringatan Tahun Baru Islam. "Pawai obor ini kali kedua PMII lakukan.”

Sebagai bentuk syiar peringatan hari besar Islam, kita ingin warga mengetahui bahwa PMII sebagai organisasi kemahasiswaan berbasis masa Islam sangat peduli dengan syiar Islam tanpa terkecuali dalam peringatan Tahun Baru 1436 H. (Samsul Hadi W/Alhafiz K)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG