Kujungi Pesantren Tegalrejo, Wiranto Katakan Pernah Jadi Guru SBY
NU Online · Rabu, 20 Mei 2009 | 02:08 WIB
Calon wakil presiden Wiranto mengaku dirinya pernah menjadi guru bagi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Wiranto juga pernah menjadi atasan Yudhoyono.
"Presiden Yudhoyono itu yunior saya, pernah jadi staff saya. Jadi saya pernah jadi guru yang baik," kata Wiranto di hadapan ribuan santri di Pondok Pesantren Darussalam, Watucongol, Kecamatan Muntilan, Tegalrejo, Magelang, Jateng, Selasa (19/5).<>
Wiranto bersama Wapres Jusuf Kalla datang ke Pesantren Tegalrejo untuk bertemu dengan pengasuh KH Abdul Rahman Chudori dan para santri untuk meminta doa restu.
Wiranto mengungkapkan, pada tahun 2004 juga datang ke pesantren ini sebagai capres. Menurutnya, saat ini dirinya mencari kesempatan untuk bisa memimpin bangsa ini agar bisa lebih baik.
Dalam kesempatan itu Wiranto juga minta para santri dan pengasuh Pondok Pesantren Islam Tegalrejo Magelang, Jateng untuk mendoakan dan sekaligus mencenntang pasangan JK-Wiranto.
"Kita minta doa restu, tapi ya nggak cukup banyak doa kalau tidak banyak contrengnya," kata Wiranto.
Wiranto bersama Wapres Jusuf Kalla berkunjung ke Tegalrejo dan bertemu KH Abdul Rahman Chudori. JK dan Wiranto meminta doa restu para ulama, santri dan masyarakat untuk maju sebagai capres 2009.
"Doa yang banyak saja tak cukup, karena yang dihitung bukan doanya, tetapi banyaknya contrengan. Jadi banyakin doanya sekaligus contrengannya," kata Wiranto yang disambut tepuk tangan meriah. (sam)
Terpopuler
1
PMII Jakarta Timur Tuntut Keadilan Usai Kadernya Tertembak Peluru Karet hingga Tembus Dada
2
Kapolda Metro Jaya Diteriaki Pembunuh oleh Ojol yang Hadir di Pemakaman Affan Kurniawan
3
PBNU Bersama 15 Ormas Islam Serukan Masyarakat Tenang dan Menahan Diri di Tengah Memanasnya Situasi
4
Massa Aksi Jarah Markas Gegana dan Bakar Halte Senen yang Tak Jauh dari Mako Brimob Kwitang
5
Khutbah Jumat: Kritik Santun, Cermin Cinta Tanah Air dalam Islam
6
Demo Agustus 2025: Alarm Keras Suara Rakyat
Terkini
Lihat Semua