Daerah

Abu MUDI Kembali Isi Pengajian Tastafi di Masjid Raya Banda Aceh

Ahad, 29 Mei 2022 | 06:00 WIB

Abu MUDI Kembali Isi Pengajian Tastafi di Masjid Raya Banda Aceh

Mustasyar PBNU Abu Syekh H Hasanoel Basri HG (Abu MUDI). (Foto: Dok Masjid Raya Banda Aceh)

Banda Aceh, NU Online
Pasca libur panjang dalam dua tahun terakhir, akhirnya ulama kharismatik Aceh yang juga Mustasyar PBNU Abu Syekh H Hasanoel Basri HG (Abu MUDI) kembali dijadwalkan mengisi pengajian Tasawuf, Tauhid, dan Fiqh (Tastafi) di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Pengajian berlangsung pada Jumat (27/5/2022) malam.


Koordinator Pengajian Tastafi Masjid Raya Baiturrahman Tgk Marwan Yusuf mengatakan, selama Covid-29 dan lebih dari dua tahun pengajian Tastafi di Masjid Raya terhenti. Oleh sebab itu, pihaknya mengajak masyarakat Banda Aceh dan Aceh Besar di segala usia untuk menghadiri pengajian ini dalam rangka menuntut ilmu wajib.


“Tujuan kita selenggarakan kembali pengajian ini untuk mengisi wawasan tentang kewajiban fardhu 'ain kepada jamaah, baik dalam bidang Aqidah, Fiqh, maupun Tasawuf,” ujar Tgk Marwan Yusuf kepada NU Online, Kamis (26/5/2022).


Putra Kelahiran Pidie Jaya yang juga dipercaya menjabat Keuchik (Kepala Desa) Gampong Kampung Baro Banda Aceh itu menambahkan, dengan pengajian ini kita berharap dapat ikut serta dalam memperkuat akidah masyarakat dan membentuk karakter mulia sehingga bangsa kita terus dalam limpahan rahmat dan karunia dari Allah swt.


“Saat ini, tambah sudah seribuan lebih masyarakat yang mengkonfirmasi akan menghadiri pengajian ini. Oleh sebab itu, kita juga mengajak masyarakat umumnya untuk terus meramaikan pengajian yang terbuka untuk umum ini,” ajaknya.


Tgk Marwan menyebutkan pengajian Tastafi ini juga berlaku umum. Siapa saja boleh hadir dan diperkenankan untuk menyukseskan kajian dengan membawa saudara, teman, dan handai kerabat.


“Oleh karena itu, kami mengimbau kepada alumni dayah, santri, dan masyarakat serta seluruh pecinta ilmu untuk hadir dalam pengajian yang diasuh Abu MUDI tersebut,” pintanya.


Sementara itu Tgk Syarifuddin salah seorang panitia pelaksana mengatakan Abu MUDI dalam pengajiannya akan membacakan Kitab Sirrussalikin. Ia sangat mengharapkan masyarakat di sekitar Banda Aceh dan Aceh Besar bisa ikut meramaikan terlebih jamaah luar daerah akan hadir juga.


“Pengajian akbar Tastafi bulan ini bukan hanya jamaah dari kawasan Banda Aceh dan Aceh Besar. Namun, menurut informasi jamaah di luar daerah seperti Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, dan beberapa Kabupaten lainnya juga akan hadir,” tutur pengurus Tastafi Banda Aceh itu.


Tgk Syarifuddin sangat berharap pengajian akbar Tastafi berjalan lancar dan sukses. Pengajian dilaksanakan mulai pukul 20.00 WIB atau usai shalat Isya berjamaah di Masjid Raya.


Alumnus Dayah MUDI Mesra Samalanga Bireuen itu menjelaskan panitia juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai kalangan khususnya radio agar kegiatan dapat diterima oleh warga yang berhalangan hadir maupun lantaran jauhnya lokasi.


“Pengajian Tastafi juga akan disiarkan secara langsung oleh Radio RRI Programa 1. 97,7, Radioqu Al-Bahjah,Tree FM, Tos FM, Radio Mutiara Beurenuen dan Radio Yadara,” jelasnya.


Lebih lanjut, ia berharap dengan disiarkannya kajian lewat radio akan semakin meluaskan syiar, sehingga berbagai lapisan masyarakat dapat menjangkau.


“Oleh Karena dengan ikhtiar ini, akan kian bermanfaat serta tentunya menjangkau lokasi yang lebih luas,” harapnya.


Kontributor: Helmi Abu Bakar
Editor: Musthofa Asrori