Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Kiai Idris Djamaluddin Tambakberas Ingatkan 4 Cara Mudah Menuju Allah 

Kiai Idris Djamaluddin Tambakberas Ingatkan 4 Cara Mudah Menuju Allah 
Tangkapan layar ​​​​​​​Pengasuh Pondok Pesantren Bumi Damai Al-Muhibbin Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, Jawa Timur, KH M Idris Djamaluddin saat megisi Ngaji Kitab Hidayatul Adzkiyaila Thariq Al-Auliya, Senin (26/9/2022).
Tangkapan layar ​​​​​​​Pengasuh Pondok Pesantren Bumi Damai Al-Muhibbin Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, Jawa Timur, KH M Idris Djamaluddin saat megisi Ngaji Kitab Hidayatul Adzkiyaila Thariq Al-Auliya, Senin (26/9/2022).

Jombang, NU Online

Pengasuh Pondok Pesantren Bumi Damai Al-Muhibbin Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, Jawa Timur, KH M Idris Djamaluddin menjelaskan empat cara untuk mencapai hakikat dan menuju Allah.


Penjelasan ini disampaikannya saat mengisi Ngaji Kitab Hidayatul Adzkiya' ila Thariq Al-Auliya karya Syaikh Zainuddin Al-Malibari di Pesantren Bumi Damai Al-Muhibbin Bahrul Ulum Tambakberas, Senin (26/9/2022).


"Empat jalan ini adalah jalan yang banyak ditempuh para ulama," jelasnya.


Menurut Kiai Idris, jalan menuju Allah harus lengkap, pertama syariat, lalu tarikat dan ketiga hakikat. Syariat menjalankan perintah Allah, tuntunan agama. Tareat melakukan sesuatu yang lebih hati-hati. Tidak hanya melihat halal dan haram, tapi juga meninggalkan sesuatu yang syubhat.


Tarekat melakukan sesuatu yang tidak disukai nafsu. Hakikat yaitu sampainya seorang yang jalan menuju Allah sampai tujuan (ma'rifatul Allah) dan menyaksikan nur tajali. Mata hati memandang kepada Allah itu ma'rifat.


"Mendidik umat ada yang dengan mengajar ilmu lewat pesantren, sekolah, madrasah dan kajian ilmiah lainnya. Ada juga mendidik umat lewat dakwah, mendorong umat untuk rajin ibadah dan memiliki akhlak yang baik," imbuhnya.


Kiai Idris menambahkan, langkah kedua, yaitu memperbanyak melakukan wirid dan amal ibadah. Seperti memiliki rutinan membaca Al-Qur'an atau saat sunah tertentu.


Ketiga, khidmah linnas, melayani orang alim, melayani orang salih, melayani ahli tasawuf. Khidmah membuat sesuatu menjadi barakah dan melebarkan kemanfaatan lebih luas.


"Khidmah linnas yang diajarkan Abah ke saya saat mondok yaitu membeli sapu yang digunakan menyapu depan rumah guru dan pesantren," ungkap Kiai Idris.


Langkah keempat jalan mencapai hakikat yaitu bekerja dan hasilnya dibagikan kepada orang lain. Hanya disisakan sedikit untuk dirinya dan keluarga. Syekh Abdul Qadir Jailani pernah mengatakan bahwa wushul ke Allah karena dermawan.


"Ada banyak ulama yang melakukan keempat hal ini dalam jalan mencapai hakikat atau menuju Allah. Mengajar di pondok, juga dakwah, punya uang lalu buat bangun musala dan punya wiridan rutinan setiap hari," tandasnya.


Kontributor: Syarif Abdurrahman
Editor: Kendi Setiawan



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Daerah Lainnya

Terpopuler Daerah

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×