Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Video Tokoh Hikmah Arsip Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Daerah Cerpen Ubudiyah Seni Budaya Sirah Nabawiyah Internasional Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan

Tiga Tempat Shalat Id WNI di Toronto, Semua Sajikan Menu Khas Lebaran Indonesia

Tiga Tempat Shalat Id WNI di Toronto, Semua Sajikan Menu Khas Lebaran Indonesia
Suasana lebaran di Toronto, Kanada.
Suasana lebaran di Toronto, Kanada.

Toronto, NU Online

Tak hanya di satu tempat, Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Toronto, Kanada merayakan dan melaksanakan shalat Idul Fitri 1443 H di tiga tempat yang berbeda. Meskipun demikian, tiga lokasi tersebut menghadirkan suasana lebaran yang sama, yakni ala Indonesia.


Pertama, Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI) Toronto. Di sini, khutbah Idul Fitri disampaikan oleh Prof Fachrizal Halim. Ia merupakan Mustasyar Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Amerika Serikat-Kanada yang tercatat sebagai seorang guru besar di Universitas Saskatchewan. 


Setelah selesai shalat Id, acara dilanjutkan dengan halal bihalal di Aula KJRI Toronto. Sebagaimana tradisi di Indonesia, jamaah di sana saling bersalaman dan memohon dan memberikan maaf satu sama lain. Hal yang tak ketinggalan dalam perayaan Idul Fitri bagi WNI adalah menikmati hidangan makanan khas Indonesia bersama.


Selain di KJRI Toronto, diaspora Indonesia yang tergabung dalam paguyuban Masyarakat Islam Indonesia di Toronto (MIIT) juga menggelar shalat Idul Fitri bersama di lapangan Mississauga Valley Park. Hadir sebagai imam dan khatib adalah Ustadz Nurachman Memed.


Shalat Id di sini dihadiri kurang lebih 300 orang. Usai shalat, mereka melanjutkan kegiatan dengan ramah-tamah dan makan bersama. Sebagaimana lebaran di tanah air, menu yang dihidangkan juga khas Indonesia, seperti opor ayam, soto, siomay, dan berbagai aneka kerupuk serta kue.


Selain itu, agar acara lebaran juga terasa menarik dan menyenangkan bagi anak-anak, di lokasi tersebut juga digelar lomba makan kerupuk. Meski sempat turun gerimis kecil di pagi hari, shalat Id bisa berjalan dengan lancar hingga akhir.


Tempat ketiga adalah Istiqlal Islamic Centre of Toronto (IICT), yaitu masjid Indonesia pertama di Toronto yang berlokasi di Trafalgar Road, Ballinafad. Di sini, masyarakat Muslim Indonesia mengumandangkan takbir bersama-sama sejak malam hari raya. Berbeda dengan masjid lainnya di Toronto yang takbirnya terdengar lebih datar, masyarakat Indonesia di IICT melantunkan takbir dengan nada khas Indonesia sehingga budaya Nusantara lebih terasa hidup.


Sebagaimana di tempat lain, usai shalat Id, acara dilanjutkan dengan menikmati sajian makanan khas Indonesia. Di sini, menu yang dihidangkan adalah opor ayam dan sate. 


Kontributor: Annas Rolli Muchlisin
Editor: Syakir NF



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Internasional Lainnya

Terpopuler Internasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×