Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Alissa Wahid: Buya Syafii Tak Segan Bersepeda Belanja Bahan Dapur di Warung

Alissa Wahid: Buya Syafii Tak Segan Bersepeda Belanja Bahan Dapur di Warung
Buya Ahmad Syafii Maarif. (Foto: Maarif Institute)
Buya Ahmad Syafii Maarif. (Foto: Maarif Institute)

Jakarta, NU Online

Koordinator Jaringan Gusdurian Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid berkesempatan berkunjung atau melakukan takziah ke kediaman almarhum Buya Syafii Maarif, di Perumahan Nogotirto II, Gamping, Sleman, Yogyakarta, pada Senin (30/5/2022) malam. 


Pada kesempatan itu, Alissa Wahid tampak ditemani oleh beberapa perwakilan dari Sekretariat Nasional (Seknas) Gusdurian, antara lain Jay Akhmad dan Mukhibullah Ahmad. Mereka menemui istri Buya Syafii, Umi Nurchalifah dan putranya Mohammad Hafiz. 


“Begitu banyak pelajaran berharga yang tidak terbayangkan sebelumnya,” ucap Alissa Wahid melalui akun twitter pribadinya, dikutip NU Online, pada Selasa (31/5/2022) malam.


Dari obrolan bersama Umi Nurchalifah dan putranya itu, Alissa Wahid baru mengetahui kebiasaan hidup Buya Syafii yang sangat sederhana. Salah satunya, ketua umum Pimpinan Pusat Persyarikatan Muhammadiyah 1998-2005 itu kerap bersepeda untuk berbelanja ke warung. 


“Kami baru tahu, Buya Syafii Maarif tak segan bersepeda belanja bahan dapur di warung-warung, bahkan garam, kelapa. Beliau juga mencuci pakaiannya sendiri. Betapa sederhananya Beliau. Untuk Buya Syafii, alfatihah,” kata Alissa Wahid.


Sebelumnya, perempuan yang kini menjabat sebagai salah satu ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu bersama Jaringan Gusdurian telah menziarahi makam Buya Syafii di Pemakaman Husnul Khatimah Donomulyo Nanggulan, Kulon Progo, Yogyakarta, pada Ahad (29/5/2022) pagi.


Ia juga meminta izin kepada warga Persyarikatan Muhammadiyah untuk membacakan tahlil dan mendoakan Buya Syafii yang merupakan guru bagi umat Islam dan bangsa Indonesia. Alissa juga mengaku telah meminta izin kepada keluarga untuk melakukan pembacaan tahlil di makam Buya Syafii. 


“Semoga menjadi kesaksian atas kebaikan budi Buya, sebagai amal jariyah beliau yang telah mendidik bangsa. Buya Syafii sudah tenang dalam dekapan cinta-Nya. Sekarang kita yang harus meneruskan perjuangannya untuk merawat Indonesia yang adil dan beradab,” kata Alissa melalui akun Instagramnya. 


Secara pribadi, Buya Syafii Maarif kerap menjadi tempat bagi Alissa Wahid untuk meminta petuah dan nasihat ketika sedang menghadapi kondisi bangsa yang sedang pelik. Buya Syafii merupakan tempat berlabuh bagi putri sulung KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu. 


“Setiap kali saya sudah merasa 'mentok tembok' menghadapi kondisi bangsa, saya berlabuh mohon petuah Buya Maarif,” ungkap Alissa. 


Alissa mengungkapkan bahwa Buya Syafii Maarif merupakan tokoh yang sangat dihormati Gus Dur. “Buya pernah mengatakan hubungan beliau berdua membantu Buya lebih luwes melihat soal bangsa dan agama,” ujar Alissa.


Pewarta: Aru Lego Triono

Editor: Fathoni Ahmad



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler Nasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×