Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Cegah Korban Pinjol Ilegal, PP Muslimat NU Bahas Penguatan UMKM Syariah Berbasis Digital

Cegah Korban Pinjol Ilegal, PP Muslimat NU Bahas Penguatan UMKM Syariah Berbasis Digital
PP Muslimat NU gelar bahtsul masail dengan tema ‘Penguatan UMKM Syariah Berbasis Teknologi’. (Foto: Tangkapan layar)
PP Muslimat NU gelar bahtsul masail dengan tema ‘Penguatan UMKM Syariah Berbasis Teknologi’. (Foto: Tangkapan layar)

Jakarta, NU Online
Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) menggelar bahtsul masail dengan tema ‘Penguatan UMKM Syariah Berbasis Teknologi’ yang diselenggarakan secara virtual pada Rabu (15/12/2021).

 

Forum bahtsul masail tersebut diselenggarakan guna menjawab fenomena sosial terkait maraknya transaksi pinjaman online (pinjol) yang dalam perkembangannya justru menjadi trend bisnis illegal. Padahal, kehadiran financial technology (fintech) seharusnya bertujuan untuk memudahkan akses masyarakat, terutama bagi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang bersinggungan langsung kepada layanan jasa keuangan untuk aktivitas pemodalan, investasi, dan menjadikannya sebagai instrumen pembayaran yang mudah.

 

“Berbagai kemudahan seperti pinjaman tanpa agunan, cepat dan prosesnya tidak sulit, selalu menjadi andalan rentenir untuk menjerat masyarakat bukan hanya pedagang kecil atau pelaku usaha mikro tetapi juga ibu-ibu rumah tangga,” demikian bunyi TOR PP Muslimat NU yang diterima NU Online.

 

Hal tersebut justru menimbulkan sebagian kalangan masyarakat terjebak utang kepada rentenir online. Melalui mekanisme penagihan yang kejam dan sadis, para penagih utang (debt collector) mencecar para peminjam, dan diketahui menyebabkan para peminjam yang tak luput dari para ibu rumah tangga tertekan, terancam, depresi, bahkan sampai bunuh diri.

 

Oleh karena itu, PP Muslimat NU melalui kegiatan tersebut bersosialisasi mengenai teknologi finansial (tekfin) illegal demi meminimalisir jumlah masyarakat yang terjerat rentenir online, sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk membuka wawasan menganai fintech yang sesuai dengan prinsip syariah dan mengembangkan kegiatan UMKM Muslimat NU berbazis ZIS.

 

Acara yang dimulai pada pukul 9 pagi hingga 12 siang ini menghadirkan sejumlah narasumber di antara lain, Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan ZIS BAZNAS Irfan Syauqi Beik, Komisaris Utama Bank Syariah Indoneisa Adiwarman Azwar Karim, dengan keynote speech dari Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa.

 

Diketahui, peserta forum bahtsul masail terdiri dari pengurus PP Muslimat NU, pengurus Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat NU se-Indonesia, penguru Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU se-Indonesia, pengurus Pimpinan Cabang Istimewa (PCI) Muslimat NU sedunia, dan juga masyarakat umum yang ingin membekali diri.

 

Kontibutor: Nuriel Shiami Indiraphasa
Editor: Aiz Luthfi



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler Nasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×