Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Habib Syech Pimpin ‘Shalawat PBNU’ di Puncak Harlah Ke-99 NU

Habib Syech Pimpin ‘Shalawat PBNU’ di Puncak Harlah Ke-99 NU
Puncak Peringatan Hari Lahir (Harlah) Ke-99 Nahdlatul Ulama. (Foto: Tangkapan layar Youtube NU Online)
Puncak Peringatan Hari Lahir (Harlah) Ke-99 Nahdlatul Ulama. (Foto: Tangkapan layar Youtube NU Online)

Jakarta, NU Online
Puncak Peringatan Hari Lahir (Harlah) Ke-99 Nahdlatul Ulama dipusatkan di Pondok Pesantren Syaichona Moh Cholil Demangan, Bangkalan, Pulau Madura, Jawa Timur pada Kamis (17/2/2022) malam. Kegiatan yang dilakukan secara hybrid ini digelar juga di Menara Kudus Jawa Tengah bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.


Pada kesempatan tersebut, Habib Syech mengajak seluruh yang hadir baik luring maupun daring di Menara Kudus dan yang di Bangkalan untuk melantunkan 'Shalawat PBNU' guna menutup rangkaian Shalawat Bersama habib Syech. Selain dengan 'Shalawat PBNU', Habib Syech juga memimpin lagu Ya Lal Wathan dan Indonesia Raya.


“Kita dari jam 8 sudah memulai shalawat dan mari kita tutup dengan shalawat PBNU,” katanya dilanjutkan dengan mahalul qiyam (berdiri saat bershalawat).


Sebelum melantunkan lagu-lagu tersebut, Habib Syech mengatakan bahwa acara puncak Harlah Ke-99 NU yang dilaksanakan malam tersebut sangat luar biasa. Berbagai arahan dan masukan yang telah disampaikan oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf dan juga jalinan kerjasama dengan berbagai pihak harus didukung bersama agar terwujud dengan baik.


Sesuai dengan harapan Rais ‘Aam KH Miftachul Akhyar, Habib Syech juga berharap kerjasama PBNU dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negeri (BUMN) dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) dapat benar-benar terealisasi. Harapannya kerjasama ini akan dapat mewujudkan dan menjaga Indonesia aman, tenang, tentram, dan sehat.


“Mari kita sama-sama bekerjasama untuk mewujudkan apa yang dicita-citakan para auliya para pendiri Nahdlatul Ulama,” ajaknya.


Shalawat PBNU yang diciptakan oleh Habib Syech berisi shalawat kepada Nabi Muhammad saw yang dipadu dengan syair-syair berbahasa jawa tentang sejarah dan ciri-ciri khas Jamiyyah Nahdlatul Ulama serta semangat membela NKRI. Berikut selengkapnya lirik Shalawat PBNU:


Shalatullah Salamullah ‘Ala Thaha Rasulillah
Shalatullah Salamullah ‘Ala Yasin Habibillah
Tawasalna Bibismillah, Wabil Hadi Rasulillah
Wakulli Mujahidin lillah, Bi Ahlil Badri Ya Allah


Tahun 26 lahire NU
Ijo ijo benderane NU
Gambar Jagad simbule NU
Bintang songo lambange NU


Syuriyah ulama'e NU
Tanfidziyah pelaksana NU
GP Ansor pemuda NU
Fatayat pemudi NU


Indonesia tanah air kami
Indonesia kebanggaan kami
Indonesia harga diri kami
Akan kubela sampai mati


Indonesia kecintaan kami
Indonesia kebangsaan kami
Merah Putih bendera kami
NKRI harga mati


Ya Allah jaga negeri kami
Dari makar dan musuh kami
Terimalah semboyan kami
NKRI harga mati


Pewarta: Muhammad Faizin
Editor: Kendi Setiawan



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler Nasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×