Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Jangan Sepelekan! Kenali Gejala Cacar Monyet Berikut Ini

Jangan Sepelekan! Kenali Gejala Cacar Monyet Berikut Ini
Mengenali gejala Cacar Monyet
Mengenali gejala Cacar Monyet

Jakarta, NU Online 
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan Cacar Monyet (Monkeypox) sebagai darurat kesehatan global. Pasalnya, penyakit ini telah merebak ke berbagai negara di dunia. Bahkan, kasus ini telah sampai di Singapura


Karenanya, Cacar Monyet ini harus dicegah sedini mungkin. Untuk mencegahnya, terlebih dahulu harus mengenali setiap gejala dari penyakit tersebut. Disebutkan dalam Surat Edaran Kementerian Kesehatan Nomor HK.02.02/C/2752/2022 tentang Kewaspadaan Terhadap Penyakit Monkeypox di Negara Non-Endemis, berikut gejala penyakit Cacar Monyet.


Orang yang terkena penyakit Cacar Monyet memiliki gejala utama berupa ruam akut (papula, vesikel dan/atau pustula) yang tidak bisa dijelaskan pada negara non-endemis.


Selain itu, orang yang terinfeksi Cacar Monyet memiliki satu atau lebih dari enam gejala berikut. 

 
  1. Sakit kepala
  2. Demam akut >38,5 derajat C
  3.  Limfadenopati (pembesaran kelenjar getah bening)
  4. Nyeri otot/Myalgia 
  5. Sakit punggung
  6. Kelemahan tubuh (Asthenia)


Lebih lanjut, ruam akut yang terdapat pada orang yang terkena penyakit Cacar Monyet ini tidak menjelaskan gambaran klinis Varicella Zoster, Herpes Zoster, Campak, Zika, Dengue, Chikungunya, Herpes Simpleks, Infeksi Kulit Bakteri, Infeksi Gonococcus Diseminata, Sifilis primer atau sekunder, Chancroid, Limfogranuloma Venereum, Granuloma Inguinale, Moluskum Kontagiosum, ataupun reaksi alergi (misalnya, terhadap tanaman).


Kemungkinan orang menjadi suspek Cacar Monyet karena beberapa hal. Misalnya, orang tersebut memiliki hubungan epidemiologis (paparan tatap muka, termasuk petugas kesehatan tanpa APD) ataupun kontak fisik langsung dengan kulit atau lesi kulit, termasuk kontak seksual. Kemungkinan juga orang tersebut kontak dengan benda yang terkontaminasi seperti pakaian, tempat tidur atau peralatan pada kasus probable atau konfirmasi pada 21 hari sebelum timbulnya gejala.


Selain itu, kemungkinan lain adalah orang tersebut memiliki riwayat perjalanan ke negara endemis Cacar Monyet pada 21 hari sebelum timbulnya gejala. Hasil uji serologis orthopoxvirus menunjukkan positif namun tidak mempunyai riwayat vaksinasi smallpox ataupun infeksi orthopoxvirus. Bisa juga kemungkinan terjadi karena dirawat di rumah sakit karena penyakitnya.


Untuk membuktikan orang tersebut betul-betul terinfeksi Cacar Monyet atau tidak perlu dilakukan pemeriksaan laboratorium real-time polymerase chain reaction (PCR) dan/atau sekuensing. Jika hasilnya menunjukkan positif, maka orang tersebut terkonfirmasi terinfeksi Cacar Monyet, sedangkan jika hasilnya negatif maka ia tidak terinfeksi virus tersebut.


Pewarta: Syakir NF
Editor: Syamsul Arifin



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler Nasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×