Nasional

Kapan Awal Bulan Rabiul Akhir 1444 H?

Sel, 25 Oktober 2022 | 12:00 WIB

Kapan Awal Bulan Rabiul Akhir 1444 H?

Ilustrasi: Awal Rabiul Akhir 1444 H dipastikan jatuh pada Kamis, 27 Oktober 2022 mengingat bulan Rabiul Awal harus istikmal, digenapkan menjadi 30 hari. (Foto: NU Online/Suwitno)

Jakarta, NU Online 

Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) merilis data falakiyah awal Rabi’ul Akhir 1444 H pada Selasa Wage 29 Rabi’ul Awal 1444 H atau 25 Oktober 2022. Kedudukan hilal di seluruh Indonesia pada tanggal tersebut masih di bawah ufuk.


Hasil ini didasarkan pada hisab tahqiqi tadqiki ashri kontemporer khas Nahdlatul Ulama produk penyerasian sistem hisab yang diselenggarakan Lembaga Falakiyah PBNU.


Adapun data hilal awal Rabiul Akhir 1444 H saat ini masih berada di bawah ufuk, yakni tepatnya –0 derajat 52 menit 59 detik, dengan markaz Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, koordinat 6º 11’ 25” LS 106º 50’ 50” BT. Sementara konjungsi atau ijtimak bulan terjadi pada Selasa Wage 25 Oktober 2022 pukul 17:48:36 WIB.


Sementara itu, letak matahari terbenam berada pada posisi 12 derajat 19 menit 17 detik selatan titik barat sedangkan letak hilal pada posisi 11 derajat 16 menit 54 detik selatan titik barat.


Dari data-data di atas, awal bulan Rabiul Akhir 1444 H dapat dipastikan jatuh pada Kamis, 27 Oktober 2022. Hal ini mengingat bulan Rabiul Awal harus istikmal, digenapkan menjadi 30 hari, sampai Rabu (26/10/2022). Meskipun demikian, hal ini perlu dipastikan menunggu ikhbar yang akan diumumkan pada Selasa (25/10/2022).


Berdasarkan metode falak yang sama pula, maka diketahui parameter hilal terkecil terjadi di Kota Merauke Provinsi Papua dengan tinggi hilal mar’i –2 derajat 22 menit. Sementara parameter hilal terbesar terjadi di Kota Lhoknga Provinsi Aceh dengan tinggi hilal mar’i -0 derajat 29 menit.


Berdasarkan data tersebut, LF PBNU mempersilakan kepada seluruh perukyah Nahdlatul Ulama untuk melaksanakan rukyatul hilal awal Rabiul Akhir 1444 H pada Selasa dan Rabu (25/10/2022).


Merujuk keputusan Muktamar Ke–34 NU tahun 2021 di Lampung, rukyah hilal saat masih di bawah ufuk tidak bersifat fardhu kifayah atau sunnah. Karenanya, LF PBNU mempersilakan perukyah untuk melakukan rukyatul hilal pada hari ini, Selasa (25/10/2022) dan esok, Rabu (26/10/2022).


"Untuk itu, Lembaga Falakiyah PBNU mempersilahkan kepada para perukyah untuk melaksanakan
rukyah hilal pada dua kesempatan berturut–turut. Yaitu pada Selasa dan Rabu, khususnya untuk pendidikan dan pelatihan ilmu falak," demikian tertulis dalam Surat LF PBNU Nomor 034/LF-PBNU/X/2022 yang ditandatangani Ketua LF PBNU KH Sirril Wafa dan Sekretaris LF PBNU H Asmui Mansur pada Selasa (25/10/2022).

 

Pewarta: Syakir NF
Editor: Kendi Setiawan