Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Katib Aam PBNU: NU Online, Pintu Ilmu bagi Umat Islam

Katib Aam PBNU: NU Online, Pintu Ilmu bagi Umat Islam
Katib Aam Syuriyah PBNU KH Yahya Cholil Staquf dalam sebuah acara. (Foto: Dok. NU Online)
Katib Aam Syuriyah PBNU KH Yahya Cholil Staquf dalam sebuah acara. (Foto: Dok. NU Online)

Jakarta, NU Online
Katib Aam Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menyampaikan ucapan selamat Harlah ke-18 NU Online. Menurut Gus Yahya, NU Online telah mampu berperan sebagai penyampai berbagai informasi keagamaan sehingga dikatakan bahwa NU Online merupakan pintu masuk dari rumah ilmu bagi umat Islam.


“Ini adalah capaian yang sangat penting sekaligus merupakan tanggung jawab yang luar biasa berat. Sebagaimana dikatakan Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari bahwa ilmu yang kita emban ini adalah agama dan diserukan kepada warga Nahdliyin dan umat Islam untuk berhati-hati memperhatikan dari mana mereka mengambil agama mereka,” tutur Gus Yahya dalam tayangan video yang diterima NU Online, Ahad (11/7).


Dikatakan, agama bukanlah hal sepele atau main-main dan NU Online telah bertanggung jawab besar dalam menjaga keberadaannya sebagai pintu yang muktabar bagi siapa pun yang ingin memasuki rumah ilmu.


“Karena barang siapa memasuki rumah tidak dari pintunya, kata Hadratussyekh (KH Hasyim Asy’ari) maka orang itu dinamai pencuri. Saya tahu selama ini, 18 tahun sudah betapa keras teman-teman berjuang dalam mengembangkan NU Online hingga ke titik capaian seperti sekarang,” tegas Gus Yahya. 


Meski demikian, lanjut dia, masih ada dua pekerjaan rumah yang ke depan mesti diperjuangkan oleh para kru NU Online. Yakni, memperluas jangkauan hingga skala internasional, serta mempertegas soal pertukaran keilmuan yang hanya bisa dilakukan jika terdapat interaksi langsung antara guru dan murid. 


“Perlu ditegaskan kepada para pengguna NU Online bahwa informasi digital ini baru merupakan simpanan catatan. Sedangkan transfer ilmu sesungguhnya hanya bisa terjadi melalui sanad talaqqi atau bertemunya guru dan murid,” tandas Gus Yahya. 


Sebelumnya, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj pun memberikan ucapan selamat Harlah ke-18 NU Online sekaligus menyampaikan apresiasi kepada NU Online karena telah berhasil mewujudkan inovasi digital keislaman.


“Saya, Ketua Umum PBNU, mengucapkan selamat ulang tahun ke-18, alfu alfi mabruk untuk NU Online, (khususnya) dalam rangka mewujudkan inovasi digital keislaman. Semoga Allah memberikan kekuatan lahir batin, dan NU Online di masa mendatang semakin sukses, semakin bermanfaat bagi kita semua, terutama dalam memajukan digital keislaman di kalangan Nahdliyin,” ucap Kiai Said.


Diketahui, NU Online telah memasuki usia ke-18 tahun pada 11 Juli 2021. Sebagai situs web resmi organisasi Islam terbesar di Indonesia, NU Online telah mampu menunjukkan capaian dan keberhasilannya dalam mewujudkan inovasi digital keislaman. 


Hal itu terbukti karena telah dirilis SuperApp NU Online, sebuah aplikasi yang bisa diunduh melalui PlayStore dan AppStore. Di dalam aplikasi itu, ada banyak fitur keagamaan yang memudahkan para pengguna untuk beribadah. Selain itu, pengguna pun akan lebih mudah mendapatkan berbagai layanan informasi keagamaan yang diproduksi NU Online


Pewarta: Aru Lego Triono
Editor: Musthofa Asrori



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler Nasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×