Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Kebutuhan Mendesak, Bidang Kaderisasi PP IPNU Terbitkan Modul

Kebutuhan Mendesak, Bidang Kaderisasi PP IPNU Terbitkan Modul
Peluncuran Modul Kaderisasi PP IPNU. (Foto: NU Online/Syakir)
Peluncuran Modul Kaderisasi PP IPNU. (Foto: NU Online/Syakir)

Jakarta, NU Online
Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) menerbitkan buku Modul Kaderisasi IPNU. Buku ini menjadi panduan bagi pimpinan di setiap tingkatan untuk melaksanakan kaderisasi.


Ketua Bidang Kaderisasi PP IPNU Khoyrul Anwar menyampaikan bahwa buku modul kaderisasi ini sudah menjadi kebutuhan yang mendesak di akar rumput. Pasalnya, setiap jenjang kaderisasi perlu memiliki indikator dan batasan-batasan yang jelas.


“Ini sudah sangat mendesak dan banyak tuntutan kader dan anggota di bawah,” kata Anwar kepada NU Online pada Sabtu (13/8/2022) di sela-sela Kongres XX IPNU di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.


Ia mengungkapkan bahwa kader membutuhkan pedoman mulai silabus dan kurikulumnya. Modul yang berjudul Prisma Pemikiran Pelajar Nahdlatul Ulama itu sudah mencakup semuanya.


“Modul ini dibuat selengkap mungkin untuk memberikan petunjuk kepada pimpinan atau pengurus ketika hendak menggelar kaderisasi,” kata Anwar, sapaan akrabnya.


Pasalnya, ia kerap mendapat laporan dari kader saat berkunjung ke beberapa daerah terkait materi kaderisasi yang tak sesuai dengan jenjang pengaderannya. "Kadang materi Lakmud tapi isinya materi Makesta sehingga perlu petunjuk," kata kader IPNU Yogyakarta itu.


Oleh karena itu, mulai saat ini dan ke depan, Modul Kaderisasi ini bisa menjadi pegangan seluruh pimpinan dalam menyelenggarakan dan mengelola kaderisasi.


“Kaderisasi perlu merujuk ke pedoman itu agar pengkaderan dapat sesuai dengan orientasi, proporsional, kompatibel, dan sinkron,” ungkap Anwar.


“Kalau tidak, dikhawatirkan tumpang tindih antara materi Makesta, Lakmud, dan Lakut. Sebab, seringkali terjadi demikian,” tandasnya.


Sementara ini, buku modul kaderisasi cetak sudah dibagikan kepada Pimpinan Wilayah yang hadir pada Kongres XX IPNU. Buku elektronik dengan format pdf dapat diunduh melalui tautan ini.


Pewarta: Syakir NF
Editor: Musthofa Asrori



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler Nasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×