Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Ketentuan Barang Bawaan Jamaah Haji saat Pulang ke Tanah Air

Ketentuan Barang Bawaan Jamaah Haji saat Pulang ke Tanah Air
Ilustrasi kepulangan jamaah haji. (Foto: Pemprov Jatim)
Ilustrasi kepulangan jamaah haji. (Foto: Pemprov Jatim)

Jakarta, NU Online

Puncak ibadah haji tahun 2022 sudah selesai. Saat ini jamaah gelombang pertama yang berada di Kota Makkah sudah bersiap-siap pulang kembali ke Tanah Air. Pada masa inilah para jamaah mulai banyak berbelanja kebutuhan oleh-oleh untuk kerabat di rumah dengan mengemasnya di tas bagasi dan tas tenteng.


Terkait dengan barang bawaan jamaah ini, Kementerian Agama kembali mengingatkan jamaah untuk dapat dengan bijak memilah dan memilih barang bawaan. Jamaah juga harus mengetahui dan memperhatikan ketentuan-ketentuan barang yang akan dan bisa dibawa.


"Jamaah haji reguler berhak membawa tas bagasi tercatat yang dapat diisi maksimal 32 kg, kecuali jamaah haji dari embarkasi Surabaya yang tas bagasinya hanya dapat diisi maksimal 28kg. Selain itu, jamaah juga membawa tas tenteng yang dapat diisi maksimal 7 kg dan tas paspor," kata Plh Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Wawan Djunaedi  saat memberikan keterangan pers di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa (12/7/2022).


Ia mengingatkan jamaah bahwa pihak penerbangan hanya akan mengangkut tas bagasi tercatat, tas tenteng, dan tak paspor sesuai standar yang telah diberikan dan berlogo perusahaan penerbangan pengangkut.

 

Ada sejumlah barang yang dilarang dibawa selama dalam penerbangan, yaitu:

 

1. Barang-barang yang mudah terbakar dan meledak.

 

2. Senjata api dan senjata tajam.

 

3. Gas, Aerosol, dan liquid (cairan) yang melebihi 100 mg (kecuali obat-obatan).

 

4. Benda-benda tajam (gunting, potong kuku, alat pencukur, dsb) dimasukkan ke dalam tas bagasi tercatat (bukan dalam tas tenteng).

 

5. Untuk jamaah haji yang akan membawa obat-obatan dalam jumlah yang banyak, perlu membawa surat pengantar dari dokter yang bersangkutan.

 

6. Sesuai dengan edaran dari General Auhority of Civil Aviation (GACA) Arab Saudi, jamaah haji dilarang memasukkan air zamzam ke dalam tas tenteng dan tas bagasi tercatat.

 

7. Barang bagasi jamaah akan ditimbang oleh petugas dari maskapai di tempat akomodasi masing-masing 2 hari sebelum jadwal kepulangan ke tanah air.


Dilarang bawa air zamzam

Barang bawaan yang paling sering diminati jamaah untuk dibawa pulang adalah air zamzam. Dengan berbagai cara, jamaah berupaya untuk dapat memasukkan air zamzam dalam tas dan dibawa pulang ke Tanah Air. 


Dalam ketentuan saat ini, jamaah haji tidak diperbolehkan membawa air zamzam ke dalam koper bagasi walaupun hanya 1 ml. Pemerintah Arab Saudi telah menyiapkan alat pemindai Multiview, yang mampu mendeteksi barang-barang terlarang sesuai aturan penerbangan internasional. 


Jamaah haji tak perlu khawatir karena mereka sudah akan mendapat jatah air Zamzam gratis dalam kemasan 5 liter setibanya di embarkasi kedatangan nanti. 


Pewarta: Muhammad Faizin

Editor: Fathoni Ahmad



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler Nasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×