Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Video Tokoh Hikmah Arsip Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Daerah Cerpen Ubudiyah Seni Budaya Sirah Nabawiyah Internasional Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan

Mengenal Safari Wukuf, Layanan bagi Jamaah Haji yang Sakit

Mengenal Safari Wukuf, Layanan bagi Jamaah Haji yang Sakit
Padang Arafah
Padang Arafah

Jakarta, NU Online
Wukuf merupakan rukun haji yang tidak boleh dilewatkan. Pada saat wukuf, jamaah haji harus berada di Padang Arafah saat matahari tergelincir pada tanggal 9 Dzulhijjah. Wukuf juga sering kali disebut sebagai inti dari ibadah haji. Lalu bagaimana dengan jamaah haji yang sakit dan sedang dalam masa perawatan medis?


Juru Bicara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Akhmad Fauzin mengatakan bahwa akan ada layanan Safari Wukuf jamaah haji Indonesia yang sedang sakit saat menuju Padang Arafah.  Safari Wukuf ini diberikan kepada calon jamaah haji yang sakit atau yang dalam perawatan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) atau Rumah Sakit Arab Saudi dengan menggunakan bis atau ambulans. Jika jamaah tidak bisa secara fisik atau tidak mampu, akan kita badalhajikan.


"Apabila tidak memungkinkan, akan dibadalhajikan oleh petugas. Artinya begini, kalau ada jamaah haji Indonesia yang sedang sakit dan bisa dibawa dengan ambulans atau bis kesehatan mereka akan di Safari Wukufkan dengan tetap berada di dalam kendaraan. Jadi mereka tidak seperti jamaah haji sehat yang berada di luar. Ini komitmen layanan istimewa yang akan kita berikan," ujarnya dikutip dari laman Kemenag.


"Jadi mereka tetap di Arafah. Kecuali mereka yang betul-betul sakitnya itu sangat darurat yang tidak bisa dibawa dengan ambulans. Mereka akan tetap berada di rumah sakit, tetapi statusnya dibadalhajikan atau digantikan oleh petugas sesuai dengan syariat Islam," sambungnya.


Ia mengimbau kepada jamaah haji tidak perlu khawatir. Pasalnya jamaah akan dipandu dan dibimbing supaya perjalanan atau Rukun Haji tetap dilaksanakan. Dan bagi yang meninggal sebelum wukuf di Padang Arafah, mereka juga dibadalhajikan oleh pemerintah Indonesia.


Petugas atau PPIH juga akan dikerahkan untuk membantu pendampingan, pembimbingan, pembacaan zikir dan doa lainnya untuk jamaah yang membutuhkan, khususnya jamaah yang sakit.


Terkait dengan persiapan di padang Arafah sendiri, Fauzin mengatakan bahwa tenda-tenda sedang disiapkan di Padang Arafah dengan difasilitasi AC dan fasilitas lainnya.


"Insya Allah jamaah haji Indonesia akan nyaman selama berada di Padang Arafah. Persiapan sudah maksimal. Fasilitas ini akan menampung seluruh jamaah haji Indonesia dan jamaah haji negara lainnya. Karena wukuf itu merupakan Rukun Haji, jadi semua jamaah saat momen itu akan berada di Padang Arafah," kata, Kamis (23/6/2022).


Editor: Muhammad Faizin



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler Nasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×