Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Pondok Ramah Anak NU Peduli Dukung Psikososial Warga Sulteng

Pondok Ramah Anak NU Peduli Dukung Psikososial Warga Sulteng
Kegiatan di Pondok Ramah Anak di Tavanjuka.
Kegiatan di Pondok Ramah Anak di Tavanjuka.
Palu, NU Online
Pondok Ramah Anak (PRA) NU Peduli yang digagas untuk memulihkan mental dan semangat anak-anak terdampak bencana alam di Sulawesi Tengah mulai berjalan.

Ketua LPBI NU, Yayah Ruchyati mengatakan pondok tersebut didirikan di sepuluh titik pengungsian di Donggala, Palu dan Sigi. Saat ini pendirian dan kegiatan sudah berjalan di empat titik, yakni pengungsian Desa Lolu, Kabupaten Sigi; Desa Sambo, Kabupaten Sigi; Desa Limboro, Kabupaten Donggala, dan Kelurahan Tavanjuka, Kota Palu.

Terdapat sejumlah kegiatan untuk mendukung bantuan dukungan psikososial di Pondok Ramah Anak yakni permainan, ngaji iqro, belajar, olahraga, berdiskusi, mendengarkan dongeng, dan kegiatan-kegiatan luar ruang (out dor).

Untuk kelancaran kegiatan, setiap PRA didampingi dua hingga tujuh orang fasilitator yang disesuaikan dengan jumlah anak yang terdapat di masing-masing PRA.

Kegiatan Pondok Ramah Anak NU Peduli bekerjasama dengan Child Fund. Reny Rebeka Haning dari Child Fund, mengatakan PRA diadakan untuk dapat dapat menolong anak-anak dan orang dewasa agar dapat berkegiatan seperti biasa seperti sebelum bencana.

Imran Laceti, koordinator NU Peduli di Desa Lolu menyatakan masyarakat Desa Lolu sudah dapat merasakan bantuan-bantuan dari NU Peduli. Ia mengatakan yakin bantuan-bantuan NU Peduli dapat memulihkan kembali semangat masyarakat. (Kendi Setiawan)


Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Nasional Lainnya

Terpopuler Nasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×