IMG-LOGO
Nasional

Minim Hiburan, Mendes Sarankan Dana Desa untuk Dirikan Bioskop


Senin 25 Februari 2019 22:52 WIB
Bagikan:
Minim Hiburan, Mendes Sarankan Dana Desa untuk Dirikan Bioskop
Mendes PDTD Eko Putro Sandjoyo
Mukomuko, NU Online
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo mengajak warga di Desa Lubuk Mukti, Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu untuk menggunakan sebagian dana desanya untuk membuat bioskop desa. Hal tersebut dikatakan saat melakukan sosialisasi penggunaan Dana Desa Tahun 2019 Dikawasan Transmigrasi sambil nonton bareng pertunjukan wayang kulit pada Minggu (24/2) malam.

"Masyarakat sini perlu hiburan, dana desa bisa digunakan untuk bioskop desa, harga sound system dan proyektor cukup murah, bikin bioskop desa, masyarakat bayar 1.000-2.000 nanti dikelola BUMDes. Dengan adanya bioskop desa, masyarakat bisa jualan, bisa pelatihan, dll," ujarnya.

Ia sarankan, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) mengelola bioskop desa. Karena menurutnya, dengan adanya bioskop desa bisa memicu orang berkumpul, kemudian akan ada para pedagang dan disitu akan ada transaksi juga perputaran uang. 

"Kembangkan BUMDesnya, buat desa wisata, bank sampah, bioskop desa, bikin pelatihan usaha, lapangan desa, dana desanya alokasikan sebagian untuk BUMDes kita sama-sama kembangkan BUMDesnya. Saya apresiasi pertumbuhan ekonomi di Mukomuko 5,3 persen, padahal masih banyak jalan yang rusak," terangnya.

Sementara itu Bupati Mukomuko Choirul Huda merasa bangga karena pada perayaan hari jadi Mukomuko ke-16 didatangi seorang menteri.

"Luar biasa Pak Menteri (Mendes PDT), berjubel. Baru kali ini ulangtahun ke-16 didatangi menteri. Dan malam ini warga berkumpul di sini ramai-ramai menyambut hangat, dan ikut selfie. Banyak pedagang keliling juga berjualan," katanya.

Pertunjukan wayang kulit di Desa Lubuk Mukti, Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu dengan dalang Ki Warseno Slank dengan lakon Punokawan Mbangun Deso ini terselenggara atas kerjasama Kemendes PDTT dibawah Direktorat Jenderal PKP2Trans dan PKTrans dalam rangka sosialisasi penggunaan dana desa tahun 2019 dikawasan transmigrasi.

Sebelum pertunjukan wayang, dilakukan pengukuhan Pengurus Perhimpunan Anak Transmigran Seluruh Indonesia (PATRI), prosesi kirab tumpeng dan pemotongan tumpeng. Kegiatan pertunjukan wayang selain dihadiri oleh Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo dan Bupati Mukomuko turut dihadiri oleh ratusan keluarga transmigran dan sejumlah pejabat dari kemendes PDTT yakni Dirjen PKP2trans Hari Pramudiono, Dirjen PK Trans M.Nurdin, Dirjen PPMD Taufik Madjid serta sejumlah pejabat lainnya dari Kemendes PDTT. (Red-Zunus)

Bagikan:
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG