::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Jadikan IPNU dan IPPNU Sarana Mengenalkan NU Sejak Dini

Jumat, 26 April 2019 11:00 Daerah

Bagikan

Jadikan IPNU dan IPPNU Sarana Mengenalkan NU Sejak Dini
Pimpinan Komisariat MTs Mambaul Hikam Soddara, Pasongsongan, Sumenep
Sumenep, NU Online
Bergabung di Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) sebagai media untuk kian mengenalkan Nahdlatul Ulama. Dengan demikian, para pelajar dapat mengenal dan mendalami serta mengasah diri sejak dini.

Penegasan tersebut disampaikan Sunardi pada pelantikan Pimpinan Komisariat (PK)  MTs Mambaul Hikam Desa Soddara, Pasongsongan, Sumenep, Jawa Timur. Kegiatan dipusatkan di aula madrasah setempat, Jumat (26/4). 

Menurut Kepala MTs Mambaul Hikam ini, adanya IPNU IPPNU di lembaga pendidikan yang dikelolanya mampu mengantarkan peserta didik lebih dekat mengenal NU. "Melalui organisasi IPNU dan IPPNU membantu untuk memperkenalkan NU sejak dini," katanya. 

Sunardi juga memaparkan ketertarikannya kepada NU tidak lepas bagaimana kontribusi organisasi ini terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI. 

Wakil Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPPNU Sumenep, Khofifah menyatakan dilantiknya PK di madrasah tersebut sebagai bagian dari pelebaran kaderisasi.  "Dalam organisasi ini mengajarkan banyak hal, termasuk bagaimana mengembangkan potensi setiap kader," jelasnya.

Selain itu, tugas yang tidak kalah mulia dan penting diemban kepengurusan Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU yakni tidak sekadar melantik. “Tetapi bagaimana  mampu merawatnya dengan baik,” ungkapnya.  

Pada kesempatan tersebut dirinya berpesan kepada seluruh hadirin, khususnya pelajar agar hati-hati dalam menerima kabar. “Sangat penting mengecek sebuah informasi, dan jangan mudah membagi atau share,” pungkasnya. (Mahrus/Ibnu Nawawi)