IMG-LOGO
Daerah

Songsong Kejayaan Satu Abad, NU Tangsel Gelar Konsolidasi Akbar

Kamis 1 Agustus 2019 17:40 WIB
Bagikan:
Songsong Kejayaan Satu Abad, NU Tangsel Gelar Konsolidasi Akbar
Konsolidasi Akbar NU Tangsel.
Jakarta, NU Online
Keluarga Besar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tangerang Selatan akan menggelar kegiatan Konsolidasi Akbar pada Ahad (4/8) mendatang. 
 
Ketua Panitia kegiatan, Abdullah Ubaid, mengatakan, kegiatan akan dilangsungkan di Gedung Syahida Inn Ciputat pada pukul 13.00 sampai dengan selesai. Menurutnya, kegiatan tersebut sebagai ajang pertemuan NU stuktural dan NU kultural dalam rangka konsolidasi organisasi menuju kejayaan satu abad NU. 
 
“Ini sangat penting dalam rangka menyongsong kejayaan satu abad NU dan kebangkitan kaum santri pada fase abad kedua perjalanan NU untuk NKRI,” kata Ubaid kepada NU Online, Kamis (1/8). 
 
Ia menjelaskan, ada dua poin penting mengapa kegiatan itu digelar. Pertama, konsolidasi pengurus NU semua tingkatan, dari mulai pengurus ranting sampai dengan pengurus cabang. Kedua, pengorganisasian warga NU di Tangerang Selatan untuk memberdayakan warga serta merumuskan gerakan politik strategis demi kemaslahatan masyarakat Tangsel. 
 
“Jumlah warga NU di Tangsel cukup banyak namun tidak semuanya saling mengenal dan terkonsolidasi dengan baik. Silaturahim ini  merupakan pertemuan yang tepat untuk saling mengenal  sekaligus bersinergi sebagai penguatan jamiyah dan pengorganisasian jamaah,” ucapnya. 
 
Aktivis muda NU Tangsel ini mengungkapkan, rangkaian acara dimulai dengan Tahlil dan Istighotsah, lalu penampilan shalawat oleh kader muda NU, pembukaan kegiatan, rembug warga NU, dilanjutkan dengan Tausiyah Kebangsaan oleh KH Ma’ruf Amin sekaligus acara puncak. Acara dikahiri dengan ramah tamah keluarga besar NU Tangsel sekaligus penutup. 
 
“Insyallah kegiatan ini akan dihadairi 1.000 warga NU Tangsel terdiri dari pengurus NU dan Nahdlyin Tangsel,” ungkapnya. 
 
Kegiatan yang bertajuk Silaturahim dan Rembuk NU Tangsel tersebut akan dihadiri sejumlah tokoh besar antara lain Mustasyar PBNU yang juga Wakil Presiden RI terpilih, KH Ma’ruf Amin, Rais Syuriah PCNU Tangerang Selatan, KH Munhadi Mushlih.
 
Kemudian, Pengasuh Pesantren Ummul Qurra Pondok Cabe, KH Syarif Rahmat, Katib Syuriah PCNU Tangsel, KH Husnul Aqib, dan Mustasyar PCNU Tangsel, Al-Habib Muhammad Al-Athas. (Abdul Rahman Ahdori/Muchlishon)
Bagikan:
Kamis 1 Agustus 2019 23:30 WIB
Lesbumi Pekalongan Sebut Keringnya Telaga Si Gebyar karena Salah Urus
Lesbumi Pekalongan Sebut Keringnya Telaga Si Gebyar karena Salah Urus
Ketua PC Lesbumi NU Kabupaten Pekalongan di Telaga Si Gebyar
Pekalongan, NU Online
Ketua Pengurus Cabang Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) NU Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Eko Ahmad mengatakan, pembangunan revitalisasi Telaga Si Gebyar hendaknya kembali kepada kondisi ekologi-hidraulik yang berorientasi pada danau alami yang ada. 
 
"Artinya, dalam pengelolaannya berangkat dari telaga alami, bukan berangkat dari filosofi reservoir atau kolam tandon bangunan teknik sipil-hidro," ujarnya.  
 
Demikian dikatakan Eko Ahmadi saat berdiskusi bersama Bupati Kabupaten Pekalongan,  H Asip Cholbihi bersama rombongan di Telaga Si Gebyar, Desa Telogohendro, Kecamatan Petungkriyono, Kamis (01/8) sore.
 
"Segala kondisi yang ditemui pada telaga alamiah diadopsi dan diterapkan pada telaga yang direvitalisasi. Intinya adalah mengembalikan kondisi alamiah danau, telaga yang bersangkutan," terangnya.
 
Bupati Pekalongan, H Asip Cholbihi mengatakan, Grand Design pengembangan Telaga Si Gebyar merupakan salah satu upaya untuk menjadikan telaga sebagai objek wisata milenial namun tidak meninggalkan karakter desa. 
 
"Nanti kita rancang pengembangan Telaga Si Gebyar dilengkapi wisata edukasi, agrowisata, cagar budaya, dan kolam renang alami yang menggambarkan desa Telagahendro," terangnya.
 
Selain itu, Wisatawan dapat spot-spot foto yang instagramable di dalam air yang bening, bermeditasi, memancing  di satu tempat dengan pemandangan jernihnya air Si Gebyar," jelasnya.

"Semua fasilitas yang ditawarkan dalam Grand Design dibuat dengan tujuan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar Telaga, sehingga berkembangnya wisata Telaga sejalan dengan meningkatnya kesejahteraan dan perekonomian masyarakat," imbuhnya.
 
Dikatakan, saat musim kemarau ini ada tiga pompa air besar yang menyedot dari sumber air telaga tersebut untuk kebutuhan pertanian di bawah. Selain itu, sumber air yang menjadi sumber air telaga ini juga ditutup oleh warga, sehingga kondisi telaga asat.
 
“Dengan kering seperti ini nantinya air yang mengalir akan menjadi air yang bersih, jernih, sehingga ikan bisa tumbuh. Jika nanti bisa jernih, bisa dijadikan wisata dalam air,” kata Bupati.
 
Menurutnya, selama telaga itu kering, akan diupayakan untuk membersihkan telaga dan memperkuat tebing di pinggir-pinggir telaga. “Setelah pembersihan dan memperkuat tebing pinggir sungai, selanjutnya sumber airnya kita buka, sehingga airnya nanti akan bersih sekali,” kata dia. (Muiz)
Kamis 1 Agustus 2019 23:0 WIB
Katib NU Kudus Sebut Ngaji Dialogis Juga Penting
Katib NU Kudus Sebut Ngaji Dialogis Juga Penting
Ngaji dialogis seputar kurban dan aqiqah
Kudus, NU Online
Katib Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kudus, Jawa Tengah KH Amin Yasin menilai penting bagi setiap daerah untuk mengadakan ngaji dialogis. Ia menjelaskan adanya ngaji dialogis bisa memunculkan hal baru dalam Islam, baik itu dalam hal fiqih ataupun bidang keilmuan lain yang sedang dikaji secara bersama.
 
“Kegiatan seperti ngaji dialogis perlu digalakkan, karena sangat bermanfaat bagi masyarakat maupun narasumber itu sendiri,” ujarnya usai mengisi Ngaji Dialogis seputar Kurban dan Akikah di Masjid Jami’ Al-Ma’mur, Desa Jepang, Mejobo, Rabu (31/7) malam.
 
Kiai Amin menjelaskan, manfaatnya bagi masyarakat tentu saja mendapatkan solusi atas persoalan hukum fiqih atau hal lain dalam Islam. Selain itu, ngaji dialogis juga bisa menjadi ruang 'curhat' bagi masyarakat.
 
"Dengan model dialogis tentu akan muncul pertanyaan-pertanyaan baru dari jamaah yang bisa jadi berdasarkan pengalaman pribadinya dalam beragama. Sehingga ada interaksi dan rasa saling asah, asih, dan asuh antara ulama dan umat, Tandasnya.
 
“Maka, yang tak kalah penting yaitu manfaat ngaji dialogis bagi narasumber. Karena dengan berbagai pertanyaan dari jamaah, ia akan terdorong untuk terus belajar dan memahami dinamika umat,” imbuhnya.
 
Ngaji dialogis yang diadakan oleh Pimpinan Ranting (PR) Ansor Jepang ini dihadiri oleh pengurus NU beserta Badan Otonom (Banom) dan para panitia kurban perwakilan dari mushala dan masjid se-Desa Jepang. Selain KH Amin Yasin, Ansor Jepang juga menghadirkan Direktur Aswaja Center Kudus, K Moh Islahul Umam sebagai pemateri.
 
Ketua PR GP Ansor Jepang, Moh Ridwan menyampaikan, forum ngaji dialogis ini dibuat untuk mencari solusi terbaik atas permasalahan yang sering ditemui pada saat hari raya kurban. Sedangkan tujuan menghadirkan kedua narasumber tersebut tentu agar berbagai persoalan itu bisa diselesaikan sesuai dengan Islam Aswaja an-Nahdliyah.
 
“Diskusi tersebut membahas bab-bab yang sering ditemukan ketika hari raya kurban, agar jamaah, utamanya para panitia kurban bisa memahami syariat yang benar soal Kurban dan akikah,” ungkapnya. (Farid/Muiz)
Kamis 1 Agustus 2019 22:30 WIB
Ansor NTB Inisiasi Silaturahim Pascapemilu  
Ansor NTB Inisiasi Silaturahim Pascapemilu  
Ansor NTB gelar silaturahim dan dialog pascapemilu 2019
Mataram, NU Online
Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda Ansor Nusa Tenggara Barat (NTB) gelar Silaturahim dan dialog dengan tema Menjaga Kondusifitas Daerah Dan Menjaga NKRI. Kegiatan ini bagian dari komitmen bersama untuk bersama-sama menjaga NKRI. Di  fave Hotel  Jalan langko Mataram, Kamis (01/08)
 
"Kami menginisiasi kegiatan ini sebagai bentuk komitmen dan cinta kami terhadap bangsa Indonesia dan juga untuk menjaga kondusifitas di daerah NTB dengan kebersamaan kita," jelas Ketua PW GP Ansor NTB H Zamroni Aziz.
 
menurut Zamroni, GP Ansor NTB akan terus mengambil bagian dalam menjaga dan merawat rasa kebersamaan yang telah lama terjalin dengan baik bersama seluruh elemen masyarakat, terutama di daerah NTB.
 
Kepala Bakesbangpoldagri NTB, HL Syafi'i mewakili Gubernur mengapresiasi kegiatan yang diinisasi PW GP Ansor NTB. Menurutnya, kehadiran GP Ansor di NTB sangat bernilai positif, apalagi selama ini Ansor turut aktif dalam pembangunan dan kemajuan daerah.
 
"Alhamdulillah pada saat ini kita bisa bersilaturahim dengan penuh rasa kebangsaan. Gubernur sangat bangga dengan kegiatan yang dilaksanan oleh Ansor NTB ini," ucapnya.
 
Rasa aman saat ini, lanjutnya, harus diutamakan dan dijaga bersama. Dengan adanya survey yang dilaksanakan oleh lembaga dunia, bahwa tingkat kepercayaan publik di dunia untuk NKRI mengalahkan negara Swis.
 
Menyinggung soal penanganan usai gempa bumi yang melanda NTB setahun yang lalu, Syafi'i mengungkapkan, 70 persen rumah-rumah telah direkonstruksi dan dibangun kembali.
 
"Untuk pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan oleh Pemprov sudah banyak peningkatan, bahkan sudah diresmikan untuk digunakan," ujarnya.
 
Dalam dialog, Ansor menghadirkan narasumber Ketua MUI NTB KH Saiful Muslim, Ketua FKUB NTB H Syahdan Ilyas, Kapolda NTB diwakili oleh Dir Intelkam Polda NTB Kombes Pol Susilo Rahayu Irianto, dan Ketua PP GP Ansor Saleh Ramli.  
 
Hadir di acara tersebut Kakanwil Kemenag NTB H Nasarudin, Ketua MUI NTN KH Saiful Muslim, Ketua FKUB NTB H Syahdan Ilyas, Dir Intelkam Polda NTB Kombes Pol Susilo Rahayu Irianto, Ketua PP GP Ansor Saleh Ramli, Ketua PW GP Ansor H Zamroni Aziz, serta para tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, pemuda dan mahasiswa, serta OKP-OKP se NTB. (Hadi/Muiz)
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG