IMG-LOGO
Warta
JELANG RAMADHAN

Polres Brebes Musnahkan Ribuan Mercon dan Miras


Ahad 31 Agustus 2008 13:28 WIB
Bagikan:
Polres Brebes Musnahkan Ribuan Mercon dan Miras
Brebes, NU Online
Jajaran Polres Brebes tak henti-hentinya melakukan operasi penyakit masyarakat 'Pekat'. Menjelang bulan suci Ramadhan instensitas operasi ditambah untuk mewujudkan suasana Ramadhan yang aman, kondusif dan damai.

Dalam operasi yang digelar satuan Samapta Polres Brebes sepanjang tahun 2008, ribuan botol minuman keras dari berbagai merk dan Mercon dimusnahkan di hadapan masyarakat sebagai proses pendidikan, kalau miras selain haram juga berbahaya bagi diri sendiri maupun masyarakat.<>

“Sangsi dalam perda kabupaten brebes tentang miras tahun 1988, dirasa masih sangat lemah sekali karena penjual hanya dikenai denda 50 ribu rpiah, sehingga kami perlu ambil peran dan mendesak agar perda tersebut cepat direvisi,” ujar Kapolres Brebes AKBP Drs H Firly melalui Wakapolres Kombes Widiyatmoko usai melakukan pemusnahan ribuan Miras di Halaman Sanggar Bhakti Kwarcab Pramuka Sabtu (30/8) siang kemarin.

Kontributor NU Online Wasdiun melaporkan, hasil operasi Cipta Kondisi Menjelang Ramadhan yang dilakukan 14 Juli-7 Agustus, berhasil disita Miras 1.158 botol, Ciu/bragkal 10 liter, Petasan/mercon jenis Cabe rawit : 200.000 butir, Sos Door 525 butir dan obat mercon sebanyal 4 Kg.

Sebelumnya, juga di gelar operasi pekat candi 2008 selama 25 hari, Polres Brebes berhasil menyita Miras 1.005 botol, Ciu/brangkal 155,5 liter VCD Porno/bajakan 7.520, penjudi 6 orang, PSK 6 orang, Waria 4 orang, premanisme 6 orang dan gepeng.

Widayatmoko, mengaku berterima kasih pada masyarakat yang telah memberikan informasi seputar tempat dan pelaku Pekat. Namun dia sangat berharap kepada masyarakat agar jangan sampai melakukan tindakan main hakim sendiri bila menemui kemaksiatan di seputarnya.

“Masyarakat memang dihimbau untuk turut membantu keamanan, tapi sesuai dengan porsinya. Tapi kami tidak mentolerir tindakan main hakim sendiri,” ungkap Wakapolres.

Termasuk kepada organisasi kemasyarakatan, jangan sampai melakukan tindakan penertiban karena bukan wilayah dan wewenang ormas. “Akan kami tindak tegas, bila ormas melakukan penertiban apapun motifnya. Kami siap melakukan penertiban, tanpa harus campur tangan ormas,”tegasnya.

Di wilayah Brebes, diakui memang belum pernah ada ormas melakukan tindakan main hakim sendiri dengan dalih penertiban kemaksiatan. “Selama ini, dibrebes sangat kondusif. Tidak ada ormas yang main hakim sendiri,” pungkasnya. (was)
Bagikan:
IMG
IMG