Ansor Lombok Barat Tingkatkan Kapasitas Kader

Ansor Lombok Barat Tingkatkan Kapasitas Kader

Lombok Barat, NU Online
Pimpinan GP Ansor Kabupaten Lombok Barat melibatkan sebanyak 30 anggotanya dalam Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) di pesantren Darul Qur'an desa Bengkel, kecamatan Labuapi, Lombok Barat, Kamis-Sabtu (21-22/5). Mereka ingin melakukan percepatan gerakan organisasi melalui pelatihan ini.
<>
"Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama yang baik antara pengurus dan panitia," kata Ketua GP Ansor Lombok Barat Mujahid saat pembukaan kamis (21/5) malam.

Peserta, kata Mujahid, terdiri atas unsur pimpinan cabang yang belum mengikuti PKD.

Ketua GP Ansor NTB Suaeb Quri mengatakan bahwa Pelatihan Kepemimpinan Dasar dilaksanakan harus atas dasar kesiapan yang mantab dan maksimal.

"Karena banyak pengurus cabang di bawah kepemimpinan kami menyelenggarakan PKD hanya karena ingin dikeluarkan SK dari Pimpinan Pusat GP Ansor. Sekarang tidak bisa begitu," jelasnya.

Menurut Suaeb, Ansor adalah generasi NU ke depan. Kalau Ansor sekarang main-main, tidak serius ngurus Ansor dan hanya karena kepentingan politik dalam ber-Ansor maka dirinya meyakinkan tidak akan bisa berjalan sesui harapan.

"Oleh karena itu, NU juga perlu mengayomi, membina dan menyayangi Ansor agar generasi penurusnya ada," harapnya.

Ketua PCNU Lombok Barat yang diwakilkan oleh Ustadz Amrul Jihadi dalam sambutannya mengharapkan agar PC Ansor Lombok Barat diisi oleh kader minimal 1 per kecamatan agar sebaran kader merata.

"Dengan tujuan mulia, Ansor dikenal oleh semua kalangan khususnya kalnagan bawah," katanya.

Pimpinan Pusat yang diwakili oleh Riskonsyah mengatakan, Tim kaderisasi saat ini Ansor beranggotakan 8 orang turun ke NTB dalam rangka menata dan mempersiapkan generasi dan pemimpin Ansor-NU ke depan termasuk untuk mengisi PKL oleh PW Ansor NTB di KLU dan PKD Lombok Barat saat ini.

“Kenapa penting berkumpul (PKD) seperti ini? Pertama, karena Ansor dibutuhkan oleh kader-kader Ansor. Kedua, NU membutuhkan Ansor, dan Ketiga  Ansor dibutuhkan oleh negara,” kata Riskonsyah. (Hadi/Alhafiz K)

BNI Mobile