Akhir Ramadhan, Ibu-ibu Pengajian Bagikan 200 Paket Sembako

Akhir Ramadhan, Ibu-ibu Pengajian Bagikan 200 Paket Sembako
Brebes, NU Online
Anggota Jamiyah Khoerunisa Masjid Jami Baitul Ikhwan Griya Limbangan Indah (Grilind), Kelurahan Limbangan Wetan Kabupaten Brebes membagikan 200 paket sembako. Paket sembako diberikan kepada para pembantu rumah tangga sebagai bukti kasih sayang kepada sesama. Pembagian paket di akhir Ramadhan guna meringankan beban hidup menjelang Hari Raya 1438 H.

“Semoga bermanfaat ya, Bibi,” ujar Ketua Jamiyah Khoerunisa Hj Gusti Purwaningrum Endaryadi kepada salah seorang penerima santunan di Masjid Baitul Ikhwan, Minggu (18/6).

Gusti menjelaskan, pemberian paket sembako sudah dilakukan beberapa tahun terakhir setelah digalakan gerakan infak subuh.

Para penerima sebelumnya telah mendapatkan kupon dari panitia untuk ditukarkan paket sembako gratis yang terdiri atas beras, minyak, teh, gula, dan mie instan.

Jamiyah yang beranggotakan 150 ibu-ibu itu, sebelumnya melakukan anjangsana ke panti asuhan Putra Muslimat Kauman, Panti Asuhan Darul Abror Pasarbatang dan Panti Asuhan Muhammadiyah Pasarbatang.

Dalam kesempatan tersebut juga digelar bazar ramadhan, bersih-bersih masjid dan pengajian.

Pengajian disampaikan ustadz Dorojatun dari Tegal. Dalam tausiyahnya, Dorojatun mengajak kepada para Ibu untuk menempatkan harta kekayaan di tangan saja. Jangan sampai dimasukan ke dalam hati.

Kalau harta di tangan, maka harus dilepaskan berbagi dengan sesama terutama kepada kaum dhuafa. Jangan sampai harta dimasukan ke dalam hati karena bisa merusak hati dan ketika harus dilepaskan akan terasa sakit. “Kalau harta sudah bersemayam ke dalam hati maka, jadi orang kikir, tidak mau berderma,” ungkitnya.

“Jadikan akhirat tujuan kita, boleh saja rekening bank banyak, tetapi untuk pembiayaan jalan menuju akhirat, termasuk mobil dan rumah mewah untuk mendukung ibadah. Serta perhatikanlah anak yatim dan kaum dhuafa.

Ketua Takmir Masjid Baitul Ikhwan H Suhaemi mengaku bangga dengan kegiatan ibu-ibu anggota jamiyah termasuk dengan kreativitas kegiatannya. Termasuk kegiatan infak subuh merupakan ide dari para ibu-ibu jamiyah.

Suhaemi mengajak jamaah masjid untuk terus menjalin silaturahmi dan rajin berinfak. “Infakanlah sebagian dari rezekimu yang telah Allah berikan sebelum datang di mana tiada lagi pertolongan dari saudara atau pun kawan,” kata Suhaemi seraya menyitir ayat Al-Quran. (Wasdiun/Alhafiz K)
BNI Mobile