Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Video Tokoh Hikmah Arsip Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Daerah Cerpen Ubudiyah Seni Budaya Sirah Nabawiyah Internasional Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan

Irma Muthoharoh Pimpin KOPRI 2011-2013

Irma Muthoharoh Pimpin KOPRI 2011-2013
Banjarmasin, NU Online
Pemilihan ketua umum Pengurus Besar Korps PMII Putri (PB KOPRI) akhirnya berujung pada terpilihnya Irma Muthoharoh dengan aklamasi pada Jum’at (18/3) lalu. Proses aklamasi sendiri terjadi setelah kader lainnya, Ella Nuryamah, gugur karena gagal melengkapi syarat menjadi ketua umum PB KOPRI.

Ella gugur karena karena tidak bisa membuktikan bahwa pernah mengikuti Pelatihan Kader Lanjut (PKL). Walaupun pada putaran pertama memperoleh 76 suara. Disusul kemudian oleh Irma 63 suara, Fatikhatul Khoiriyah 15 suara, dan Herwanita 13 suara. Hanya Ella dan Irma berhak maju ke putaran kedua, karena batas minimum masuk putaran kedua adalah 25 suara.<>

Setelah diverifikasi, ternyata Ella belum pernah mengikuti PKL. Kegagalan melengkapi syarat administrasi tersebutlah, yang membuatnya harus mengubur impiannya menahkodai PB KOPRI.

Ella dan pendukungnya sempat melakukan pembelaan atas kegagalannya maju sebagai ketua umum PB KOPRI, tapi pembelaannya langsung dibantah oleh 5 orang saksi yang memberikan kesaksiannya diatas surat bermaterai dan sumpah diatas Al Qur’an.

Sementara itu, begitu pimpinan sidang menyatakan Ella gugur, suasana sidang langsung ricuh. Kericuhan disebabkan oleh tidak terimanya pendukung Ella terhadap keputusan diskualifikasi terhadap calon mereka.

Setelah sempat deadlock, masing-masing tim sukses melakukan lobi. Begitu forum dilanjutkan, peserta sidang akhirnya secara aklamasi menyepakati Irma Muthoharoh yang diusung dari PMII Jogja, menjadi Ketua Umum PB KOPRI periode 2011-2013. (hez)


Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Warta Lainnya

Terpopuler Warta

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×