Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

9 Tips Betah di Pesantren bagi Para Santri Baru

9 Tips Betah di Pesantren bagi Para Santri Baru
Para santri di pesantren. (Foto: Istimewa)
Para santri di pesantren. (Foto: Istimewa)

Jakarta, NU Online 
Tiba-tiba tinggal jauh dari orang tua memang menjadi sebuah tantangan tersendiri khususnya bagi seorang anak. Kondisi dan situasi inilah yang sering dirasakan oleh para santri baru saat berada di pesantren. Mereka sering kaget dengan suasana di pesantren dan sulit untuk melakukan adaptasi. 


Agar santri baru betah di pesantren, Sekretaris Rabithah Ma'ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Kabupaten Pringsewu, Lampung Hizbullah Huda memberikan sembilan tips masuk pertama di pesantren. Tips ini diharapkan bisa menjadi inspirasi dan motivasi agar santri betah di pesantren. 

 
  1. Menurut Ketua Yayasan Pesantren Mathlaul Huda Ambarawa ini adalah menata niat dengan baik dan berpikir positif (husnuddzan) kepada teman-teman baru, para ustadz dan semua keluarga besar pesantren. "Berpikir positif bahwa dengan tinggal di pesantren-pesantren akan baik untuk dirinya," katanya kepada NU Online, Rabu (27/7/2022).
     

  2. Para santri harus membuka diri dan melakukan adaptasi dengan memperbanyak berkenalan dengan teman-teman baru dan mengetahui kondisi lingkungan pesantren. Hindari menutup diri dan suka menyendiri karena akan berimbas negatif kepada diri sendiri.
     

  3. "Jangan melanggar aturan dan paksa diri untuk bisa disiplin mematuhi tata tertib pesantren," ungkapnya.
     

  4. Santri harus memperhatikan kondisi keuangan dan menggunakannya dengan bijak. Hal ini dilalukan dengan mengukur kiriman uang dari orang tua dengan menghemat pengeluaran uang jajan alias jangan boros.
     

  5. "Santri juga sangat perlu untuk bisa dekat dengan minimal 1 atau 2 pengurus atau ustadz yang tinggal di pesantren. Syukur-syukur dekat dengan kiainya," ungkapnya membeberkan.
     

  6. Santri harus menjaga kesehatan fisik agar senantiasa sehat. Hal ini dilakukan dengan menjaga kesehatan berupa makan teratur sesuai jadwal, menggunakan alat mandi sendiri dan tidak memakai milik teman, serta rutin berolahraga.
     

  7. Santri baru harus memiliki komitmen disiplin dalam beraktivitas. Mengisi waktu istirahat dan waktu luang dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat.
     

  8. Santri juga harus menanamkan prinsip bersabar dan ikhlas menjalani semua kegiatan di pesantren. Kesabaran ini akan menumbuhkan motivasi untuk meningkatkan kepasrahan diri pada Allah swt.
     

  9. "Selalu berdoa memohon kepada Allah swt agar betah, mendoakan teman-temannya yang belum betah agar betah, dan minta didoakan oleh orang tua, kiai, dan saudara-saudaranya agar betah," pungkasnya.
     


Pewarta: Muhammad Faizin
Editor: Syamsul Arifin 



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Daerah Lainnya

Terpopuler Daerah

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×