Home Nasional Khutbah Warta Daerah Fragmen Ubudiyah Internasional Keislaman Sirah Nabawiyah Risalah Redaksi English Tafsir Opini Hikmah Nikah/Keluarga Video Obituari Tokoh Hikmah Arsip

Bakso Son Haji Sony, Daftar Kulineran Wajib di Lampung

Bakso Son Haji Sony, Daftar Kulineran Wajib di Lampung
Bakso Son Haji Sony. (Foto: Istimewa)
Bakso Son Haji Sony. (Foto: Istimewa)

Bandarlampung, NU Online
“Bukan Bakso Biasa”, itu kata yang tampaknya cocok disematkan kepada bakso kenamaan di Kota Bandarlampung yang satu ini, yaitu Bakso Son Haji Sony.


Berbeda dengan bakso pada umumnya, bakso Son Haji Sony memiliki cita rasa khas yang jarang ditemukan pada bakso lain. Hal ini membuat gerai bakso ini terus ramai pengunjung, terlebih saat akhir pekan.


Saat ditemui di gerai bakso Son Haji Sony cabang Jl ZA Pagar Alam, salah satu pengunjung bernama Akika Mega Fadilah menyebut bahwa tekstur bakso tidak seperti bakso lainnya. Bakso Son Haji Sony bertekstur cukup kenyal dan padat daging.


“Baksonya kenyal, ful daging, tapi aromanya (daging) nggak nyegrak. Nggak bikin eneg,” urai Akika kepada NU Online di sela gelaran Muktamar ke-34 NU di Provinsi Lampung, Kamis (23/12/2021).


Bukan hanya baksonya, kuah yang digunakan juga terbuat dari kaldu sapi asli. Inilah yang melengkapi rasa gurih dalam semangkuk bakso Haji Sony.


Pegawai gerai bakso Son Haji Sony, Cepy Yudistira, mengatakan bahwa rasa khas dari bakso Haji Sony dikarenakan proses produksi yang sepenuhnya dilakukan sendiri. Dijelaskan, bakso Haji Sony bahkan memiliki peternakan hewan sendiri yang dagingnya digunakan sebagai bahan dasar bakso.


“Iya ada peternakannya sendiri. Di Jalan Jatiagung,” ungkap Cepy.


Adanya peternakan yang dikelolanya ini membuat usaha bakso merambah ke beragam jenis makanan olahan daging lainnya. Bukan hanya menyediakan bakso semata, tetapi juga ada mie ayam, pempek, bakso dalam bentuk beku.


Selain menu bakso, mie ayam, dan pempek, ada satu rekomendasi untuk minuman yang patut dicoba, yakni es Oyen.


Es Oyen berisi kopyor, alpukat, nangka, mutiara, dan air kelapa. Tersaji dalam mangkuk berukuran sedang. Rasa manis dari es Oyen sangat sangat cocok dinikmati bersama semangkok bakso.


Selain bisa langsung dinikmati di gerai bakso, pengunjung juga bisa membawa pulang sebagai oleh-oleh untuk keluarga, saudara maupun teman. Sebagai oleh-oleh, bakso tidak akan basi, karena makanan ini telah dibekukan dan mampu bertahan sampai seminggu jika disimpan di kulkas. Harga yang ditawarkan untuk seporsi bakso cukup terjangkau, yakni Rp20.000 dan Rp10.000 untuk seporsi es Oyen.


Kuliner asal Lampung ini memliki penggemar yang sangat banyak. Terbukti dengan terus berkembangnya usaha bakso sampai saat ini. “Ini juga sudah tersedia 20-an cabang,” ungkap Cepy.


Kontributor: Nuriel Shiami Indiraphasa
Editor: Musthofa Asrori



Terkait

Daerah Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya