Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Antiklimaks Iran, Tersingkir dari Piala Dunia 2022 Setelah Takluk dari AS 

Antiklimaks Iran, Tersingkir dari Piala Dunia 2022 Setelah Takluk dari AS 
Christian Pulisic saat mencetak gol ke gawang Iran di Stadion Al Thumama, Rabu (30/11/2022) WIB. (Foto: Instagram @usmnt).
Christian Pulisic saat mencetak gol ke gawang Iran di Stadion Al Thumama, Rabu (30/11/2022) WIB. (Foto: Instagram @usmnt).

Jakarta, NU Online

Perjalanan salah satu wakil Asia, Iran, di Piala Dunia 2022 Qatar harus berakhir antiklimaks. Iran harus mengakui keunggulan Amerika Serikat di laga pamungkas Grup B yang juga diisi Inggris dan Wales. Iran takluk 0-1 berkat gol Christian Pulisic. Gelandang serang Chelsea itu membobol gawang Alireza Beiranvand pada menit 38.


Sebelumnya, peluang Iran lolos fase grup kembali terbuka setelah mampu menumbangkan Wales 2-0 setelah di partai pertama dihajar Inggris dengan skor telak 6-2. Bahkan di laga terakhir melawan AS, sebetulnya Iran hanya butuh hasil imbang karena di dua laga sebelumnya, AS hanya memperoleh hasil seri 1-1 melawan Wales dan 0-0 melawan Inggris.


Pada laga yang berlangsung di Stadion Al Thumama, Rabu (30/11/2022) WIB, Iran langsung mendapat tekanan di babak pertama hingga pada akhirnya kebobolan pada menit 38. Pada babak kedua, Iran mencoba bangkit dan membangun serangan, tetapi tidak berhasil karena AS tidak mengurangi agresivitas permainan.


Hingga peluit berakhir, tak ada gol tambahan yang tercipta. AS pun memastikan tiga poin dan sukses menggeser Iran dari posisi kedua untuk lolos ke 16 besar Piala Dunia 2022 sebagai runner-up Grup B. AS akan menghadapi Belanda yang menjadi juara Grup A di babak 16 besar.


Sebelumnya, laga Iran vs Amerika Serikat menjadi perhatian publik dunia karena konflik politik antara kedua negara tersebut. Apalagi setelah serangan terencana tentara AS membunuh Jenderal Qasem Soleimani, kemudian Iran membalas dengan membombardir pangkalan militer AS di Irak.


Namun, Menlu AS Antony Blinken menegaskan bahwa laga Iran kontra AS tidak ada hubungannya dengan aspek geopolitik. Lewat saluran resminya, Blinken mendorong para pemain untuk fokus pada pertandingan saja.


Kini, asa negara-negara Asia masih ada di pundak Arab Saudi, Jepang, Australia, dan Korea Selatan. Arab Saudi kini memiliki 3 poin dan harus menang melawan Meksiko jika ingin lolos 16 besar. Jepang dan Australia juga mengantongi 3 poin sehingga wajib menang di laga pamungkas mereka di grup.


Pada laga terakhir, Jepang akan melawan Spanyol di Grup E, sedangkan Australia akan menantang Denmark di Grup D. Langkah berat harus dijalani Korea Selatan hanya mampu imbang dan kalah dalam dua pertandingan terakhir. Di laga terakhir, Korsel menghadapi tim kuat Portugal.


Pewarta: Fathoni Ahmad
Editor: Syakir NF





Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Internasional Lainnya

Terpopuler Internasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×