Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Waketum PBNU: NU Didirikan sebagai Mandat Peradaban

Waketum PBNU: NU Didirikan sebagai Mandat Peradaban
Wakil Ketua Umum PBNU KH Zulfa Mustofa.
Wakil Ketua Umum PBNU KH Zulfa Mustofa.

Jakarta, NU Online

Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Zulfa Mustofa menjelaskan bahwa tujuan Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari mendirikan NU adalah untuk seluruh warga dunia, dan sebagai mandat peradaban. Kelahiran NU sebagai mandat peradaban berarti juga mandat kemanusiaan.


“Sesungguhnya mandat peradaban itu ya mandat kemanusiaan,” terang ucap Kiai Zulfa saat mengisi acara Isra’ Mi’raj Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Amerika Serikat-Kanada, Rabu (20/2/2022).


Kedua mandat itu, jelas Kiai Zulfa, tampak dari lambangnya; huruf dhad-nya yang melewati gambar bola dunia atau jagat. Artinya para pendiri NU adalah orang-orang visioner. 


“Nah, itu terbukti di zaman ini. Kita semua bisa membincang soal NU dari seluruh dunia. Itukan berarti sudah mendunia,” jelas penulis kitab Tuhfat al-Qashi wa al-Dani itu.


Akan tetapi, dia mengingatkan kembali bahwa keberhasilan NU yang mendunia ini hanya akan lestari jika para anggotanya sudah dapat mewujudkan mandat kemanusiaan yang inklusif. 


“Kalau kita masih belum selesai tentang ukhuwah ini; antar ormas atau sesama muslim. Maka bagaimana kita mau berbicara tentang kemanusiaan inklusif yang terbuka,” ucap kiai kelahiran Tanjung Priuk, Jakarta, 7 Agustus 1977 itu.


Karenanya, ia berharap menjelang satu abad NU, selain dapat merawat jagad tapi juga dapat lebih memupuk ukhuwah insaniyah sebagai amanat dari mandat peradaban.


“Ke depan saya (khususnya) tidak ingin ada lagi keributan-keributan antar ormas. Apalagi jika yang diributkan masalah-masalah khilafiyah,” pintanya.


Sebagaimana diketahui, Peringatan Hari Lahir ke-96 Nahdlatul Ulama mengangkat tema besar Menyongsong 100 Tahun Nahdlatul Ulama: Merawat Jagat, Membangun Peradaban. 


Tema ini diusung karena keyakinan para pendiri yang mendirikan NU dengan keprihatinan, kepedulian dan cita-cita yang terkait dengan peradaban.


Sementara merawat jagad, sesuai dengan lambang NU yakni adanya bola dunia. Meskipun menurut penciptanya Kiai Ridwan Abdullah, lambang NU tidak akan spesifik menjelaskan makna tersebut.


Namun, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menyebut merawat jagad diartikan dalam dua dimensinya. Pertama, dimensi bumi sebagai tempat hidup. Kedua adalah dimensi tatanan kehidupan di atas bumi. 


Pewarta: Syifa Arrahmah
Editor: Syakir NF



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Internasional Lainnya

Terpopuler Internasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×