Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Video Tokoh Hikmah Arsip Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Daerah Cerpen Ubudiyah Seni Budaya Sirah Nabawiyah Internasional Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan

Bangun Minimarket Kedua, Pesantren Al-Imdad Bantul Tegaskan Kemandirian Pesantren

Bangun Minimarket Kedua, Pesantren Al-Imdad Bantul Tegaskan Kemandirian Pesantren
Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Waryono saat meresmikan pembukaan I-Mart Jodog Pandak milik Pesantren Al-Imdad, Bantul, Yogyakarta.
Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Waryono saat meresmikan pembukaan I-Mart Jodog Pandak milik Pesantren Al-Imdad, Bantul, Yogyakarta.

Bantul, NU Online 

Pondok Pesantren Al-Imdad, Bantul, Yogyakarta mendirikan I-Mart Jodog Pandak, sebuah minimarket kedua yang masuk bagian dari Badan Usaha Milik Pesantren (BUMP) yang dikembangkan pesantren tersebut.


Pendirian I-Mart Jodog Pandak ini menegaskan geliat dan semangat Pondok Pesantren Al-Imdad dalam merespon Program Pengembangan Kemandirian Ekonomi Pesantren yang awalnya digagas oleh Bank Indonesia dan kemudian didukung oleh Program Inkubasi Bisnis Pesantren yang digaungkan Kemenag RI. 


“Saya tentu menyampaikan selamat dan turut bahagia, program Hebitren dari Bank Indonesia dan Inkubasi Bisnis dari Kemenag, mendapatkan respon luar biasa dari pihak pesantren,” ujar Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Waryono saat meresmikan pembukaan I-Mart Jodog Pandak ini pada Rabu (30/3/2022).


“Mudah-mudahan I-Mart yang kedua ini menginspirasi banyak pesantren,” imbuhnya.


Sebelumnya, di acara yang sama, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi DIY, Mahdi Mahmudi, juga menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan Pondok Pesantren Al-Imdad menjalankan program kemandirian pesantren. “Satu kata untuk Al-Imdad, yaitu luar biasa,” kata Mahmudi saat menyampaikan sambutannya.


“Melihat semangat Al-Imdad dalam menjalankan dan mengelola I-Mart Bantul yang lahir di akhir tahun 2020 yang lalu, saya tidak begitu terkejut jika saat ini Al-Imdad berusaha melakukan pengembangan dengan kembali mendirikan I-Mart yang dinamai I-Mart Jodog Pandak ini.” 


Mahmudi juga menambahkan bahwa semangat ini pula yang membuat Bank Indonesia tidak ragu untuk memberikan program pengadaan Rice Milling Unit atau unit penggilingan padi kepada Pondok Pesantren Al-Imdad melalui Hebitren DIY. 


Sementara itu, dalam sambutannya selaku Pengasuh Pondok Pesantren Al-Imdad, M Habib Abdus Syakur, atau yang biasa disapa Kiai Habib Syakur, mengaku sengaja mengajak Waryono untuk membuka secara resmi I-Mart tersebut sebagai bentuk rasa terima kasih sekaligus sebagai laporan kepada Kemenag, bahwa, Al-Imdad sedang mewujudkan harapan-harapan baik yang diamanahkan pemerintah melalui program kemandirian pesantren.


“Pendirian I-Mart Jodog Pandak ini merupakan kelanjutan dari keberhasilan teman-teman di BUMP (Badan Usaha Milik Pesantren) Al-Imdad menjalankan I-Mart Bantul yang sudah beroperasi sejak 26 Oktober 2020,” lanjut Habib. “Kami berharap, dengan dukungan berbagai pihak, ke depan Al-Imdad mampu betul-betul mandiri dan berkembang lebih baik lagi.”


Kontributor: Muhammad Yusuf Anas
Editor: Syakir NF



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler Nasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×