Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

IPNU-IPPNU Rapimnas Bersama, Diingatkan Tantangan Bonus Demografi

IPNU-IPPNU Rapimnas Bersama, Diingatkan Tantangan Bonus Demografi
Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) IPNU-IPPNU, Sabtu (11/6/2022) di Hotel Yuan Garden, Jakarta Pusat. (Foto: istimewa)
Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) IPNU-IPPNU, Sabtu (11/6/2022) di Hotel Yuan Garden, Jakarta Pusat. (Foto: istimewa)

Jakarta, NU Online

Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PP IPPNU) dan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) menyelenggarakan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) secara bersamaan. Kegiatan ini dilaksanakan Sabtu-Ahad, 11-12 Juni 2022) di Hotel Yuan Garden, Jakarta Pusat. 


Ketua Umum IPPNU, Nurul Hidayatul Ummah, menyampaikan Rapimnas menjadi momentum untuk bersilaturahmi antar-Pengurus Wilayah di seluruh Indonesia. Rapimnas bahkan terasa spesial karena digelar bersamaan dengan IPNU.   


"Tidak hanya itu, RAPIMNAS ini dirumuskan dalam waktu yang singkat, namun mampu menghadirkan seluruh wilayah provinsi dalam rapat ini," tutur Nurul, Sabtu (11/6/2022). 


Rapimnas IPPNU dan IPNU membahas poin-poin penting terkait IPPNU dan IPNU dalam menghadapi hajat besar IPPNU dan IPNU yaitu Kongres. "Selain itu juga IPNU dan IPPNU memiliki tantangan dalam menghadapi bonus demografi," papar Nurul. 


Nurul mengungkapkan, keputusan kongres akan dilaksanakan pada tanggal 4-7 Agustus 2022 di Jakarta. Keputusan ini merupakan keputusan akhir. Ditambah itu juga bonus demografi yang akan dinikmati Indonesia beberapa tahun mendatang menjadikan sebuah tantangan untuk IPPNU dan IPNU agar dapat memberikan transformasi yang positif dan akselarasi.

 

"Jargon massif kaderisasi harus terus menerus dijalankan agar tidak tergerus oleh zaman," imbuhnya.


Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Wasekjen PBNU) H Nur Hidayat dalam pembukaan menyampaikan IPNU-IPPNU harus bisa memandang bahwa bonus demografi yang akan datang adalah sebuah berkah dan tantangan.


"Bonus demografi harus bisa dimanfaatkan dengan baik dengan cara mulai dari saat ini. IPNU-IPPNU harus kembali fokus pada segmentasi dunia pendidikan yaitu pelajar," katanya.


Rapimnas yang diagendakan dilanjutkan dengan forum diskusi IPPNU dan IPNU beserta anggota mereka di seluruh wilayah Indonesia. "Momen ini harus betul-betul dimanfaatkan untuk berdiskusi bersama seluruh pimpinan wilayah di Indonesia," imbuh Nur Hidayat. 


Para peserta Rapimnas yang hadir terdiri dari perwakilan Pimpinan Wilayah seluruh Indonesia. Terkonfirmasi seluruh Pimpinan Wilayah hadir, dari Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi hingga Papua.  


Kontributor: Nubza Tsaniayah
Editor: Kendi Setiawan



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler Nasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×