Home Nasional Warta Esai Khutbah Daerah Cerpen Fragmen Ubudiyah Seni Budaya Sirah Nabawiyah Keislaman Internasional English Tafsir Risalah Redaksi Opini Hikmah Video Nikah/Keluarga Obituari Tokoh Hikmah Arsip Ramadhan Kesehatan Lainnya

Respons Gus Mus saat Alissa Kenang Ayahnya: Gus Dur Tak Pernah Meninggalkan Kita

Respons Gus Mus saat Alissa Kenang Ayahnya: Gus Dur Tak Pernah Meninggalkan Kita
Gus Dur dan Gus Mus. (Foto: dok. istimewa)
Gus Dur dan Gus Mus. (Foto: dok. istimewa)

Jakarta, NU Online

Pada 30 Desember 2009, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 1984-1999 sekaligus Presiden keempat RI periode 1999-2001 KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur wafat.


Kepergiannya ditangisi banyak orang dan meninggalkan banyak kesan mendalam. Tak heran jika setiap tahun digelar agenda haul di berbagai tempat, termasuk rutin diadakan di kediaman keluarga Gus Dur di Ciganjur, Jakarta Selatan. Haul Ke-12 Gus Dur pun digelar secara terbatas di sana yang diikuti oleh ribuan orang secara virtual. 


Putri sulung Gus Dur, Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid mengenang sang ayah pada 12 tahun lalu, saat Gus Dur harus benar-benar kembali ke hadirat Allah. Kata Alissa, di saat penuh duka itu, dunianya telah berguncang. 


“Tepat di waktu ini 12 tahun silam, dunia saya berguncang. Bapak, pilar kehidupan saya, berpulang kepada Sang Maha Cinta,” katanya melalui akun twitter @AlissaWahid, dilihat NU Online, pada Kamis (30/12/2021) malam. 

 
Ia berharap, Allah dapat memeluk Gus Dur dengan penuh cinta, sebagaimana cinta Gus Dur yang tidak pernah usai untuk semua makhluk ciptaan Allah di muka bumi. Kemudian Alissa menghaturkan terima kasih kepada Gus Dur karena telah menginspirasi dalam memperjuangkan kemaslahatan. 


“Semoga Allah memelukmu dengan penuh cinta, sebagaimana cintamu yang tak pernah usai untuk semua makhluk ciptaan-Nya, pak. Terima kasih telah menjadi sosok pejuang yang menginspirasi kami untuk setia mengupayakan kemaslahatan bersama dan membela mereka yang lemah dan dilemahkan. Jalan terjal berliku,” lanjut Alissa.


Cuitan Alissa itu kemudian mendapat respons dari para pengguna twitter. Hingga berita ini ditulis, terdapat 1000 lebih akun yang mencuit ulang (retweet), 81 mengutip dan membubuhi komentar dari cuitan Alissa, serta lebih dari 4000 yang menyukai. 


Salah satu yang berkomentar di kolom komentar cuitan Alissa itu adalah Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah, KH Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus yang membubuhi satu kalimat.


“(Gus Dur) tak pernah meninggalkan kita,” kata salah seorang Mustasyar PBNU masa khidmat 2015-2021 itu. 


Komentar Gus Mus itu dikomentari pula oleh seorang pengguna twitter yang mengaku setiap malam selalu mendengarkan ceramah Gus Dur. Ia tidak pernah bosan mendengarkan penuturan seorang sahabat tentang Gus Dur soal humor maupun mengenai kewaliannya. 


“Selalu tertawa saat mendengar cerita yang lucu dan selalu takjub di kala menceritakan tentang kewalian Gus Dur,” cuit pengguna twitter @GKadang2.


Pewarta: Aru Lego Triono

Editor: Fathoni Ahmad



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler Nasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×