IMG-LOGO
Nasional

Ini Penjelasan TGB Zainul Majdi tentang Darul Islam

Jumat 21 Desember 2018 15:00 WIB
Ini Penjelasan TGB Zainul Majdi tentang Darul Islam
TGB Zainul Majdi (tengah)
Tangerang Selatan, NU Online
Semua ulama sepakat adanya kepemimpinan merupakan wajib. Adapun bentuknya itu sesuai ijtihad masing-masing, khilafah bukan berarti bentuk tertentu.

Ketua Organisasi Alumni Al-Azhar (OAAI) cabang Indonesia TGB Muhammad Zainul Majdi menegaskan tidak ada daulah islamiyah, bentuk pemerintahan Islam.  "Jika sebagian besar Muslim penduduknya itu darul Islam," katanya pada Kajian Membumikan Al-Qur'an (KMQ) di Pusat Studi Al-Qur'an (PSQ), Jalan Kertamukti, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (20/12).

Tidak hanya itu, ukuran Darul Islam menurut pendapat lainnya adalah kenyamanan Muslim menunaikan syariat, hal paling dasar dari itu adalah shalat.

Ada pula, lanjutnya, yang ukurannya ada satu rumah yang beragama Islam. Lainnya berpendapat perasaan aman itu ukuran Darul Islam. "Di Indonesia aman, nyaman sekali. Ekspresi berislam ini jauh lebih leluasa bahkan dari negara lahirnya Islam (Arab)," ujarnya.

Gubernur Nusa Tenggara Barat 2008-2018 itu menceritakan mudahnya orang membuat majelis taklim, organisasi Muslim. "Tinggal kumpul, beritahu kementerian," jelasnya.

Bahkan, lanjutnya, di Indonesia orang dengan bebasnya mengibarkan bendera bertuliskan kalimat tayyibah di depan Istana. "Silakan kibarkan di istana Arab. Insyaallah tidak pulang. Bukan saja tidak pulang. Urusannya panjang," tuturnya pada diskusi yang mengangkat tema Dari Ideologi Khilafah ke Manusia Khalifah: Al-Qur'an, Kontestasi Ideologi dan Pragmatisme Politik itu.

Anehnya, sebagian Muslim Indonesia, menurutnya, merasa tergencet. Lalu marah-marah hanya karena kepentingan politik tertentu. "Haluhu yukadzibu kaulahu (tindakannya membohongi ucapannya)," pungkasnya. (Syakir NF/Muiz)
Bagikan:
IMG
IMG