IMG-LOGO
Nasional

Kiai Muwafiq: Syekh Subakir Ulama Besar


Jumat 21 Desember 2018 20:00 WIB
Bagikan:
Kiai Muwafiq: Syekh Subakir Ulama Besar
KH Muwafiq, di Magelang, Jateng
Magelang, NU Online
KH Ahmad Muwafiq atau akrab disapa Gus Muwafiq mengajak seluruh masyarakat Magelang untuk menghargai keberadaan Syekh Subakir. Syekh Subakir dikenal sebagai ulama besar yang berperan penting dalam penyebaran agama Islam di Nusantara sebelum hadirnya Wali Songo.

Hal itu diungkapkannya saat menjadi penceramah dalam Haul Syekh Subakir yang diadakan Pemkot Magelang, Jawa Tengah di area wisata Gunung Tidar, Rabu (19/12) malam.  

“Wali Songo dulu berjuang menyebarkan agama Islam di tengah agama yang sudah ada lebih dulu, yakni Hindu dan Budha. Peran Syekh Subakir yang lebih dulu ada sebelum Wali Songo, mestinya memiliki perjuangan yang sama besarnya dalam menegakkan ajaran Islam,” ujarnya.

Kiai asal Kabupaten Sleman, Yogyakarta itu pun mengajak warga Magelang untuk menghargai keberadaan Syekh Subakir, salah satunya dengan menggelar haul. Ia menyebutkan, umat Buddha sudah memiliki Candi Borobudur, sedangkan di Kota Magelang ada makamnya Syekh Subakir.

“Maka, seharusnya juga dibangun masjid Syekh Subakir yang mungkin besarnya tidak kalah dari Candi Borobudur. Masjid ini wujud lain penghargaan kita kepada ulama besar itu. Saya harap juga Pak Wali bisa memperlebar tempat parkirnya, sehingga peziarah lebih nyaman,” katanya.

Gus Muwafiq juga berharap bahwa apa yang dilakukan oleh Pemkot Magelang yang menyelenggarakan haul ini diikuti oleh Pemkot yang lain. Sudah saatnya negara ikut memikirkan hal-hal yang merekatkan sosial, mengingatkan akar sejarah dan jatidiri bangsa, serta menganggarkannya dalam keputusan DPR. 

Hal seperti ini, masih menurut Gus Muwafiq, adalah bagian dari pendidikan kebangsaan. Dan pendidikan kebangsaan itu tidak bisa jalan sendiri-sendiri, harus bersama-sama meski berbeda-beda tugas dan wewenangnya. 

"Karena para pendahulu itulah orang-orang yang turutserta menciptakan wilayah ini – daerahnya para wali. Jika dulu tidak membikin wadah ini, tentu tak ada Bupati, DPR atau TNI/Polri karena tak ada wilayahnya, teritorinya," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito mengutarakan, acara haul yang juga menghadirkan penceramah KH Chalwani dari Purworejo ini terbilang sukses. Haul ini, katanya tidak direncanakan, tapi dengan segala upaya akhirnya bisa terwujud.

“Haul ini ungkapan rasa terima kasih dan takdim kita kepada Syekh Subakir yang diyakini sebagai pendahulu syiar Islam sebelum Wali Songo. Haul ini terlaksana setelah kita sempat tanya-tanya dulu ke para tokoh agama dan kiai,” jelasnya.

Ia menegaskan, Pemkot Magelang akan berkomitmen melaksanakan kegiatan serupa di tahun-tahun mendatang. “Tahun depan akan diselenggarakan lebih besar,” tandasnya. (Ahmad Naufa/Muiz)

Bagikan:
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Maulid Akbar dan Doa untuk Keselamatan Bangsa
Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
IMG
IMG