IMG-LOGO
Nasional

Nias dan Kawasan Manado Terasa Gempa, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami


Sabtu 29 Desember 2018 16:45 WIB
Bagikan:
Nias dan Kawasan Manado Terasa Gempa, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
Jakarta, NU Online
Seminggu setelah terjadinya gempa di Selat Sunda pada 22 Desember 2018 lalu, hari ini Sabtu 29 Desember 2018 terjadi gempa di kawasan Pulau Nias Sumatera Utara. Sementara kawasan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara merasakan gempa yang terjadi di kawasan Filipina.

Dikutip dari akun resmi BMKG, gempa terjadi sekitar 31 kilometer arah barat daya Nias Barat, Sumatera Utara dengan kedalaman 22 kilometer dan tidak berpotensi terjadinya tsunami. "Gempa (dengan kekuatan) 5.2 skala ricther, 29 Desember 2018 Jam 15:15:23 WIB. Tidak berpotensi tsunami," tulis akun @infoBMKG, Sabtu (29/12). 

Gempa terjadi di 31 km Barat Daya Nias Barat, 44 km Barat Daya dari Nias Utara, 56 km Barat Daya dari Gunung Sitoli, 334 km Barat Daya dari Medan dan 1331 km Barat laut dari Jakarta.

Sementara itu, di hari yang sama, sebuah gempa bumi berkekuatan 7,1 Skala Richter yang terjadi di Filipina, Sabtu, dirasakan masyarakat di wilayah Indonesia, khsususnya di Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, dalam skala intensitas IV (Modified Mercalli Intensity).

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengatakan gempa dengan magnitudo 7,1 yang mengguncang wilayah tenggara Filipina, adalah akibat subduksi lempeng Laut Filipina yang menunjam ke bawah Pulau Mindanao.

Menurut data BMKG yang dirilis dalam grup percakapan BMKG, PVMBG dan "stakeholder" di Manado, Sulawesi Utara, gempa ini dirasakan di Provinsi Davao Oriental dan Davao Ocidental, Filipina dalam skala intensitas V MMI. 

Selain dirasakan masyarakat di Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, warga di wilayah Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe juga merasakan gempa di intensitas III-IV MMI, Siau Sitaro, Tobelo, Morotai (Maluku Utara) intensitas III MMI, sedangkan Manado, Ternate, Jailolo intensitas II MMI.

"Kepada masyarakat Kepulauan Sangihe dan Talaud diimbau tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab, karena gempa ini tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia," katanya seperti dikutip Antara.

Episenter gempa terletak pada koordinat 5,85 lintang utara (LU) dan 126,81 bujur timur (BT), tepatnya di laut pada jarak 201 kilometer arah timur laut Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara dengan kedalaman 69 kilometer. Gempa bumi tersebut terjadi pada pukul 10.39 WIB. (Ahmad Rozali)
Bagikan:
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG