IMG-LOGO
Daerah

Sorban NUsantara Kota Tasikmalaya Bekerja Sama dengan Koperasi Al-Hikmah

Sabtu 9 Februari 2019 19:0 WIB
Bagikan:
Sorban NUsantara Kota Tasikmalaya Bekerja Sama dengan Koperasi Al-Hikmah
Tasikmalaya, NU Online 
PT Sorban Nusantara Kota Tasikmalaya dan Koperasi Yayasan Pendidikan Islam Al-Hikmah, Mugarsari Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya menjalin kerja sama sektor pemberdayaan umat dan syiar agama.

Hal itu diwujudkan dalam nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) yang diteken, Sabtu (9/2), di YPI Al-Hikmah, sekaligus perayaan hari lahir (harlah) Yayasan ke-47. Kerja sama ditandatangani Ketua YPI Al-Hikmah Hj Ade Heryati bersama Branch Manager PT Sorban NUsantara H Asep Wawan Gunawan.

PT Sorban Nusantara adalah biro travel umrah dan haji resmi milik GP Ansor yang sudah memberangkatkan ratusan ribu jamaah. Biro ini dipimpin oleh Thowus Ainul Yaqin.

Komisaris PT Sorban Nusantara Kota Tasikmalaya Wahid bersyukur atas kerja sama yang dilakukan dengan koperasi. “Kami dari PT Sorban Nusantara sangat bersyukur atas kerja sama ini. Tidak lupa kami ucapkan selamat harlah YPI Al-Hikmah ke-47. Semoga terus maju dalam mmpersiapkn generasi mendatang yang tangguh,” ungkap Anggota Ansor-Banser sekaligus anggota DPRD Komisi III ini.

Wahid menjelaskan, PT Sorban NUsantara merupakan perusahaan resmi untuk memfasilitasi para tamu Allah berangkat ke Tanah Suci. “Insyaallah murah dan pasti aman. Terima kasih atas kepercayaan masyarakat, tentunya terus memotivasi kami untuk memberikan pelayanan yang lebih baik,” kata Wahid

PT Sorba Nusantara Kota Tasikmalaya yang berlokasi Branch Office di Jl Kehutanan No 09 Empang Sari Kecamatan Tawang. Rencananya pada 3 April akan memberangkatkan jamaah dari Kota Tasikmalaya untuk pertama kalinya. “Saat ini sudah ada marketing di tiap titik dan ke depan insyaallah akan dibentuk per kecamatan,” ungkapnya. “Mudah-mudahan tahun depan, Sorban NUsantara bisa memberikan tiket umrah gratis.”

Selain Ketua YPI dan Manager PT Sorban Nusantara, MoU juga diihadiri Ketua GP Ansor Kota Tasikmalaya Ricky Assegaf, Penasehat Yayasan H Endang Supriatna, para pengurus Yayasan, Anggota Koperasi Al-Hikmah, pengurus PT Sorban Nusantara Kota Tasikmalaya, serta peserta harlah YPI. (A.Arif/Abdullah Alawi)

Tags:
Bagikan:
Sabtu 9 Februari 2019 23:0 WIB
Selepas Dilantik, Pelajar NU Pesantren Nasyrul Ulum Langsung Makesta
Selepas Dilantik, Pelajar NU Pesantren Nasyrul Ulum Langsung Makesta
Sumenep, NU Online
Pengurus Komisariat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Pengurus Komisariat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Pondok Pesantren Nasyrul Ulum Aengdake Bluto, Sumenep secara resmi dikukuhkan di Gedung Utama SMK Nasyrul Ulum, Sabtu (9/01). 

Pengukuhan ditandai dengan pelantikan PK IPNU dan IPPNU masa khidmah 2019-2020 oleh Pengurus Cabang IPNU dan IPPNU Sumenep disaksikan Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Nasyrul Ulum Aengdake, Pengurus MWCNU Bluto, serta perwakilan banom-banom NU di daerah itu yaitu PAC Muslimat NU Bluto, PAC GP Ansor Bluto, PAC Fatayat NU Bluto, serta PAC IPNU-IPPNU Bluto. 

Ketua PC IPNU Sumenep Musyfiqurrahman dalam sambutannya menyampaikan pentingnya pengkaderan IPNU-IPPNU di tingkat komisariat. 

"Komisariat merupakan ujung tombak pengkaderan IPNU-IPPNU yang peran aktifnya harus ditingkatkan untuk menghasilkan kader yang militan," ungkapnya. 

Sementara itu Pengurus MWCNU Bluto, Musa menyampaikan harapannya kepada jajaran pengurus IPNU-IPPNU tentang perlunya peran serta IPNU-IPPNU dalam kegiatan-kegiatan nyata sosial kemasyarakatan. 

"Jangan cuma fokus pada kajian-kajian, buatlah program sosial kemasyarakatan yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh Masyarakat", ucapnya. 

Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Nasyrul Ulum Aengdake, Zamzami Sabiq memberikan arahan terkait peran serta IPNU-IPPNU dalam menjawab problematika dan tantangan yang ada.

"Saat ini sudah mulai marak paham-paham yang tidak karuan digandrungi oleh generasi muda saat ini, atau kita menyebutnya kids jaman now. Nah, bagaimana IPNU-IPPNU bisa menjawab problematika dan tantangan ini sehingga generasi muda bisa berpegang teguh pada paham Ahlusunnah wal Jamaah ala Nahdlatil Ulama", ujarnya. 

Setelah pelantikan PK IPNU-IPPNU Pondok Pesantren Nasyrul Ulum Aengdake selanjutnya dilanjutkan dengan kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) selama dua hari, sejak Sabtu-Ahad 9-10 Februari 2019. (Red: Abdullah Alawi)

Sabtu 9 Februari 2019 21:30 WIB
Jawab Tantangan, IPNU-IPPNU Bojonegoro Bentuk Pelatih Kader Andal
Jawab Tantangan, IPNU-IPPNU Bojonegoro Bentuk Pelatih Kader Andal
Peserta Latin dan Latpel IPNU-IPPNU Bojonegoro
Bojonegoro, NU Online
Peningkatan kapasitas terus dilakukan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama' - Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU), seperti halnya Latihan Instruktur (Latin) dan Latihan Pelatih (Latpel). 

Kegiatan untuk mencetak instruktur dan pelatih kader yang handal berlangsung Jumat - Ahad (8-10/2) di Komplek Masjid Al-Birru Pertiwi Dander, Bojonegoro, Jawa Timur. 

Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPNU Kabupaten Bojonegoro, Sukron Bajuri menuturkan, acara pelatihan diadakan berangkat dari tanggung jawab organisasi sesuai program kerja bidang kaderisasi serta menciptakan kader instruktur dan pelatih yang mumpuni. 

"PC IPNU-IPPNU Bojonegoro melaksanakan kegiatan pendidikan pengkaderan non formal yakni Latihan Instruktur dan Latihan Pelatih di Kompleks Masjid Al-Birru Pertiwi Dander," terangnya.

Dikatakan, pelatihan pelatih ini merupakan kaderisasi non formal yang bertujuan mencetak instruktur atau pelatih yang handal. Untuk itu banyak materi penting yang disampaikan oleh para fasilitator.

Beberapa pemateri di bidangnya memberikan pemahaman dan memperdalam tentang Ke-NU-an, Ke IPNU–IPPNU-an, sistem dan pengembangan kaderisasi, prinsip dan falsafah pelatihan, metode dan media pelatihan. 

Selanjutnya, manajemen dan design pelatihan, keinstrukturan dan kepelatihan, metode evaluasi pelatihan, psikologi dan pendekatan pelatihan, bermain dan belajar juga meteri review materi makesta, dan  lakmus ditambah microteaching.

Dijelaskan Sukron, setidaknya ada 30 kader pilihan yang sebelumnya sudah diseleksi karena mereka delegasi dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) se-Kabupaten Bojonegoro. 

"Selain dari Bojonegoro, juga diikuti oleh kader berbagai lintas provinsi, mulai dari PC Cilacap, PC Tulungagung, PC Nganjuk, dan PC Kota Malang," bebernya.

PW IPNU Jawa Timur Ali Fahrudin  meminta kepada seluruh peserta betul-betul serius mengiktui pelatihan, karena mereka dilatih menjadi pelatih yang handal. "Sekaligus sebagai wujud peneguhan dan keseriusan dalam menjalankan proses kaderisasi non formal IPNU-IPPNU," ungkapnya.

Ditambahkan, Latin dan Latpel ini merupakan fase pengkaderan instruktur untuk membangun dan memperkuat basis pengkaderan. Sehingga alumni Latin dan Latpel setidaknya menjadi kader yang selalu siap mengabdikan diri untuk diterjunkan ke daerah-daerah untuk mengawal kaderisasi.

"Saya berharap Latin dan Latpel PC IPNU-IPPNU Bojonegoro ini mampu menjadi alternatif jawaban untuk mengawal langkah jenjang kaderisasi tiap Pimpinan Cabang atau Pimpinan Anak Cabang," pungkasnya. (M Yazid/Muiz)
Sabtu 9 Februari 2019 21:0 WIB
LTN NU Kaltim Latih Millenial Literasi Media Sosial
LTN NU Kaltim Latih Millenial Literasi Media Sosial
Pelatihan jurnalistik LTN NU Kaltim
Samarinda, NU Online
Dalam rangka memperingati hari lahir (Harlah) ke-93 Nahdlatul Ulama, Lembaga Ta'lif Wa Nasyr atau Lembaga Infokom dan Publikasi Nahdlatul Ulama (LTN PWNU Kalimantan Timur) menyelenggarakan pelatihan jurnalistik dan media sosial. Pelatihan bertema Menyampaikan Kabar Baik dan Melawan Hoaks digelar di Aula PWNU Kaltim, Jalan H Imam Bonjol, Samarinda, Kalimantan Timur.

Ketua LTN Kaltim Herman Saramova menyampaikan pentingnya ilmu jurnalistik, digital marketing dan peran media sosial untuk anak generasi milennial. 

"Pelatihan jurnalistik se-Kaltim ini untuk memanfaatkan media sosial dan berita online dalam strategi dakwah NU,  terutama untuk anak muda zaman now yang banyak ditemui belajar agama melalui medsos," ujar Herman dalam sambutannya, Sabtu (9/2).

Hal senada dikatakan Ketua PWNU Kaltim, Fauzi Bahtar. Ia menuturkan dengan pelatihan ini, NU Kaltim mampu menyediakan informasi yang berimbang dan mampu untuk menangkal penyebaran berita negatif, hoaks, dan ujaran kebencian.

"NU harus mampu bersaing dalam hal informasi dan teknologi menyongsong Gen 4.0," harapnya. 

Terpisah, Ketua LTN PBNU, Hari Usmayadi, berharap pelatihan jurnalistik ini akan terus menular ke LTN NU di daerah.

"Alhamdulillah, pelatihan LTN PWNU Kaltim dapat berjalan dengan baik. Semoga menjadi cabang cabang pergerakan di bidang jurnalistik dan mampu memberikan kabar terbaik bagi umat," ucapnya.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari LTN PBNU, LTN PWNU Kaltim, akademisi dan profesional di bidang jurnalistik.

Pelatihan yang didukung LTN PBNU ini berlangsung selama dua hari tanggal yakni Sabtu-Ahad, 9-10 Februari 2019, diikuti pelajar dan mahasiswa dari berbagai latar belakang pendidikan. (Widhi W/Kendi Setiawan)
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG