IMG-LOGO
Trending Now:
Nasional

Peserta Pergamanas Dibekali Cara Hindari Modus Baru Narkoba

Kamis 21 Februari 2019 10:00 WIB
Peserta Pergamanas Dibekali Cara Hindari Modus Baru Narkoba
Penyluhan bahaya narkoba di Pergamanas II Jakarta
Jakarta, NU Online
Salah satu kegiatan dalam Pergamanas II tahun 2019 di Cibubur adalah seminar bahaya narkoba di Aula Kempi Kompleks Buperta Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (20/2). 

Dalam kesempatan itu menghadirkan nara sumber dari Tim Direktorat Bidang Pencegahan Badan Narkotika Nasional  (BNN) untuk menjelaskan secara gamblang seluk beluk perderan narkoba.

“Fakta di Indonesia, prevalensi tingkat menyalahgunakan narkoba ada 40 juta jiwa, ada satu orang meninggal dunia gara-gara narkoba,” beber Galuh tim Direktorat Bidang Pencegahan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam seminar bahaya narkoba tersebut.

Bahaya narkoba, kata dia, sangat banyak. “Secara umum ada depresi, halusinasi, dan stimulan,” ujar dia di hadapan ratusan peserta putra.

Ia menjelaskan bahwa narkoba bentuknya sangat banyak. Narkoba atau narkotika pada intinya adalah bahan yang berasal dari 3 jenis tanaman Papaper Somniferum (Candu), Erythroxyion coca (kokain), dan cannabis sativa (ganja) baik murni maupun bentuk campuran, Opium atau Opioid atau Opiat atau Candu, Codein atau Kodein. Methadone (MTD).
 
“Model penyimpanannya ada di saku, selancar, cokelat, di mebel, dan bahkan ada di Alquran,” beber dia.

Agar aman, kata dia, jika melihat atau tahu, segera telepon BNN. “Modus terbaru adalah lewat brownis, cokelat, dan ada tembakau gorila,” beber dia.

Untuk menghindarinya, kata dia, jangan coba-coba, jangan meniru teman, jangan sok keren, jangan cari tantangan, jangan ada pola pikir solidaritas kelompok. “Adik-adik harus membuang bujukan untuk mencoba narkoba. Karena kalau sudah mencicipi, adik-adik akan ketagihan,” tegas dia.

Pergamnas adalah perkemahan pramuka tingkat penggalang di lingkungan Lembaga Pendidikan Ma'arif NU tingkat nasional dan tahun 2019 digelr di Bumi Perkemahan Cibubur Jakarta tanggal 19-23 Februari 2019.

Ketua PP LP Ma'arif NU H Arifin Junaidi menyampaikan, Pergamanas salah satunya adalah amanat ulama dan kiai-kiai NU dalam menjaga keutuhan NKRI. “Kiai-kiai Nahdlatul Ulama (NU) telah membawa Islam sampai Nusantara yang harus kita lanjutkan,” katanya.

Untuk tahun ini, lanjutnya, Pergamanas mengusung tema Pramuka Ahlussunnah Waljamaah Menuju Generasi Emas 2030, diikuti oleh lebih dari 6.000 Pramuka Penggalang. “Tahun ini, Pergamanas mengambil motto ceria, kreatif dan inovatif,” ungkapnya. (Farid/Muiz)
 
Bagikan:
IMG
IMG