IMG-LOGO
Nasional

Mantan Penyanyi Cilik Chicha Koeswoyo Dorong Keluarga Terapkan Literasi Anak


Senin 25 Maret 2019 07:00 WIB
Bagikan:
Mantan Penyanyi Cilik Chicha Koeswoyo Dorong Keluarga Terapkan Literasi Anak
Chicha Koeswoyo (berdiri) dalam FGD Literasi Pergunu DKI Jakarta.
Jakarta, NU Online
Mantan artis cilik yang kini berprofesi sebagai pengamat pendidikan, Chicha Kuswoyo turut memberikan materi dalam Focus Discusion Group (FGD) yang diadakan Pergunu DKI Jakarta, Sabtu (23/3) di Cafe Sastra Balai Pustaka, Jakarta.

Pada kegiatan bertema Peran Literasi dalam Meningkatkan Minat Baca dan Pengembangan Karakter Budaya Bangsa, Chicha lebih banyak membagikan pengalamannya mengamati masyarakat Jakarta.

Berangkat dari blusukan ke warga-warga di Jakarta Timur, Bunda Chicha, demikian kini ia akrab disapa,  menemukan permasalahan yang banyak dihadapi oleh warga. Di antara persoalan tersebut adalah banyaknya anak putus sekolah, dan adanya ibu-ibu yang tidak siap jadi ibu.

"Usia 18 tahun sudah memiliki dua anak," katanya.

Kemudian, pernikahan dini yang ditemukan, merambat pada ditemukannya hasil survei di mana tingkat kekerasan dalam rumah tangga yang begitu tinggi.

Berangkat dari problematika itu, Bunda Chicha mengaku membuat kegiatan-kegiatan pelatihan atau workshop, seperti parenting dan story telling.

"Pelatihan parenting dengan mengajak ibu-ibu hebat. Kami memberikan mereka wawasan dan bekal bagaimana mendidik anak, dengan dibantu narasumber hebat penulis buku, Bapak Asep Herman," tuturnya.

Dalam pelatihan story telling, di antaranya mengundang Budiman Hakim. "Ada 40 anak milenial di awal ditanya Pak Budiman. Mereka pernah didongengin tidak? Hampir semua menjawab tidak pernah didongengin. Hanya dua orang perempuan yang didongengin oleh neneknya, dan satu lagi oleh pembantunya," Bunda Chicha mengisahkan.

Padahal, lanjut dia, story telling seperti melalui dongeng dapat meningkatkan minat baca anak-anak. Selain, itu story telling adalah kegiatan yang positif dan efektif untuk membangun rasa percaya diri pada anak, juga mengembangkan daya pikir serta imajinasi. 

Peran Penting Keluarga

Bunda Chicha meneruskan, konstitusi terkecil adalah keluarga. Oleh karena itu peran keluarga menjadi amat penting dalam memberikan pemahaman literasi. Dalam keluarga, perempuan sebagai tiangnya, harus kuat untuk mengenalkan literasi.

"Maka ibu adalah madrasah pertama anak sudah seharusnya untuk mendidik dan mengajarkan anak tentang membaca dan menulis," ujarnya lagi.

Ia memaklumi hadirnya teknologi yang membawa budaya baru. Namun, hal itu bisa disiasati, yaitu dengan menerapkan budaya membaca yang dimulai dari keluarga. (Kendi Setiawan)

Bagikan:
IMG
IMG