IMG-LOGO
Daerah

Jangan Sampai Generasi NU 'Kepaten Obor'


Kamis 4 April 2019 06:00 WIB
Bagikan:
Jangan Sampai Generasi NU 'Kepaten Obor'
Ziarah, menapaktilas perjuangan para pendahulu oleh NU Kajen Pekalongan, Rabu (3/4).
Pekalongan, NU Online
Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah melakukan tapak tilas perjuangan dengan menggelar ziarah para tokoh NU Kecamatan Kajen Rabu (3/4) kemarin. Kegiatan ini merupakan rangkaian dalam rangka peringatan hari lahir ke-96 NU. 

Syaikhul Alim, sekretaris MWCNU Kajen menjelaskan kegiatan bertujuan mengenalkan, mendoakan serta mengenang perjuangan para tokoh NU yang telah berjasa menebarkan Islam Ahlussunnah wal Jamaah Annahdliyah di Kecamatan Kajen.

"Harapan kami, hal ini akan membangkitkan spirit terutama untuk generasi penerus dalam berkhidmah kepada N. Sekaligus mengenalkan sejarah perjuangan tokoh dan merajut ketersambungan antar generasi," tambahnya.

Lebih lanjut, Syaikhul Alim menjelaskan, kenyataan yang sering terjadi generasi muda aca pkali kepaten obor, atau tidak tahu asal usul, karena tidak mengenal sejarah dan tokoh-tokoh pendahulunya. Padahal, capaian dan keberhasilan generasi saat ini tidak mungkin berdiri sendiri tanpa sumbangsih generasi sebelumnya.

"Dalam konteks ini, kegiatan ziarah yang dipraktikkan Nahdliyin pada umumnya menemukan peran vitalnya sebagai salah satu tradisi ritual yang penting dan bermanfaat," ujarnya.

Sementara itu, KH Ahmad Muzaki, ketua MWCNU Kajen menyambut baik kegiatan ziarah tokoh NU ini dan mengharapkan untuk bisa ditradisikan oleh kepengurusan NU di Kecamatan Kajen. Pasalnya, di samping merupakan perintah agama juga juga mendatangkan manfaat yang besar.

Ziarah sendiri diikuti oleh ratusan peserta dari unsur pengurus MWCNU Kajen, Badan Otonom di lingkungan NU Kajen serta pengurus ranting NU se-Kecamatan Kajen. Adapun titik ziarah meliputi kompleks pemakaman umum di Desa Rowolaku Kajen, kompleks pemakaman di Pondok Pesantren Al-Utsmani Winong Gejlig, pemakaman umum Kelurahan Kajen, pemakaman umum Dukuh Sinangoh, pemakaman umum Desa Pekiringanageng, serta pemakaman umum Desa Kajongan. (Red: Kendi Setiawan)

Bagikan:
IMG
IMG