IMG-LOGO
Daerah
NU PEDULI YOGYAKARTA

Nahdliyin DIY Salurkan Bantuan Kitab Kuning ke Pesantren Terdampak Banjir

Selasa 16 April 2019 5:0 WIB
Bagikan:
Nahdliyin DIY Salurkan Bantuan Kitab Kuning ke Pesantren Terdampak Banjir
Kitab kuning di Pesantren Ar-Rahmah, Bantul dikeringkan akibat banjir.
Yogyakarta, NU Online
Hujan deras yang mengguyur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada 17 Maret 2019 menurut BPBD DIY mengakibatkan 35 desa dan 14 kecamatan terendam banjir. Dari catatan BPBD DIY ada 5.046 warga DIY yang terdampak dengan 4.427 di antaranya adalah warga Bantul. 

Sebagai bentuk kepedulian, NU Care-LAZISNU DIY bersinergi dengan Banser Tanggap Bencana (Bagana), LPBI NU, Muslimat NU, Fatayat NU, dan Banom NU lainnya bersatu padu di bawah naungan NU Peduli bergotong-royong membantu warga terdampak bencana.

"Data dari tim LPBI NU dan Bagana (Banser Tanggap Bencana) DIY tercatat ada sekitar lima orang meninggal, puluhan bangunan, rumah rusak parah," papar Direktur NU Care-LAZISNU DIY, Ulin Nuha, Senin (15/4).

Pascabencana, lanjut Ulin, melalui program kebencanaan NU Care-LAZISNU menyalurkan bantuan ke sejumlah posko yang didirikan oleh Tim NU Peduli.

"Bantuan juga disalurkan ke sejumlah pondok pesantren terdampak banjir, seperti bantuan berupa kitab kuning (turats) ke Pesantren Ar-Rahmah Imogiri, Bantul, pada hari Ahad (14/4)," ujarnya.

Ulin menjelaskan, pesantren yang beralamat di Dusun Tilaman, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul itu adalah salah satu lokasi yang mengalami dampak banjir paling parah.

"Ini (banjir) disebabkan karena lokasinya yang berada di dataran rendah dan tepat beberapa meter dari tepi Sungai Celeng, Imogiri, yang meluap," katanya.

Sementara itu Pengasuh Pesantren Ar-Rahmah, Zuhrotul Jannah, mengungkapkan bahwa meskipun wilayah Imogiri sering diguyur hujan deras biasanya tidak sampai banjir.

"Jadi tidak sempat untuk evakuasi. Akibatnya proses belajar mengajar di pesantren sedikit terhambat karena kitab para santri banyak yang rusak bahkan sebagian besar terbawa arus banjir," ucap Jannah.

Dirinya menuturkan, turats menjadi kebutuhan bagi santri untuk mengaji. Sebagian kitab yang terselamatkan saat ini masih dalam proses pengeringan.

"Kami mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan kitabnya. Dan untuk para donatur maupun pengurus di LAZISNU DIY semoga diberi kesehatan dan keberkahan. Amin," pungkasnya. (Red: Wahyu Noerhadi/Kendi Setiawan)

Bagikan:
Selasa 16 April 2019 23:0 WIB
KMNU UGM dan LAZISNU DIY Salurkan Bantuan Pendidikan
KMNU UGM dan LAZISNU DIY Salurkan Bantuan Pendidikan
NU Care-LAZISNU menyerahkan bantuan pendidikan ke perwakilan KMNU UGM.
Yogyakarta, NU Online
NU Care-Lembaga Amil Zakat, Infak, Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyalurkan bantuan pendidikan kepada sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) Universitas Gajah Mada. Penyerahan bantuan bertepatan peringatan Isra’ Mi’raj Kanjeng Nabi Muhammad SAW di mushalla fakultas teknik kampus setempat, Ahad (14/4).

Direktur NU Care-LAZISNU DIY, Ulin Nuha, mengatakan bahwa bantuan tersebut sebagai bentuk sinergi dengan generasi muda dalam melestarikan amaliah NU.

“Bantuan kepada KMNU UGM adalah sinergi dengan generasi muda NU, para mahasiswa yang masih memegang teguh amaliah NU di antaranya yasinan, tahlilan, istighatsah di malam Jumat dan amaliah lain,” jelas Ulin.

Semangat anak-anak muda NU, kata Ulin, dalam merawat dan mensyiarkan amalan Ahlussunnah wal Jamaah perlu diapresiasi.

“Ghirah mahasiswa NU ini perlu diapresiasi dalam mensyiarkan amalan Ahlussunnah wal Jamaah di lingkungan kampus. Semoga sinergi ini dapat menjadi salah satu amal yang menjadikannya berkah bagi semua,” harapnya.

Isra’ Mi’raj yang juga dalam rangka hari lahir ke-18 KMNU UGM tersebut juga dihadiri sejumlah mahasiswa dari fakultas lain. 

Sementara itu, pengajian diisi Habib Novel Alaydrus, Pimpinan Majelis Ar-Raudhah Solo dan juga dimeriahkan kelompok rebana Manunggaling Rebana UGM. (Alfi NH/Wahyu Noerhadi/Ibnu Nawawi)

Selasa 16 April 2019 22:30 WIB
Jelang Coblosan, RSI Siti Hajar Sidoarjo Gelar Istighatsah
Jelang Coblosan, RSI Siti Hajar Sidoarjo Gelar Istighatsah
Doa bersama dan istighatsah di masjid RSI Siti hajar Sidoarjo.
Sidoarjo, NU Online
Ratusan karyawan dan direksi Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar Sidoarjo, Jawa Timur menggelar doa bersama dan istighatsah. Kegiatan tersebut sebagai upaya agar Pemilihan umum (Pemilu) presiden dan legislatif yang digelar Rabu (17/4) esok berjalan lancar. Acara dilangsungkan  di masjid setempat, Selasa (16/4) malam.

Dengan khusu dan khidmat, mereka membaca dzikir dan kalam ilahi yang dipimpin langsung Wakil Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Sidoarjo, H Zainul Arifin.

Direktur RSI Siti Hajar Sidoarjo, H Hidayatullah mengatakan, malam ini keluarga besar RSI Siti Hajar bermunajat melalui istighatsah dan doa bersama sebagai ikhtiar seluruh karyawan.

"Ini sesuai instruksi dari para kiai Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jatim bahwa besok Pemilu diharapkan berjalan lancar, tertib, damai dan akan dihasilkan para pemimpin atau para wakil rakyat yang amanah dan diridhai Allah SWT," kata pria yang akrab disapa dokter Dayat kepada NU Online.

Ikhtiar ini, menurutnya, selain sebagai upaya mendoakan Pemilu serentak 2019, juga dalam menyelesaikan program kerja di RSI Siti Hajar. Khususnya dalam pembangunan gedung tahap delapan, hajat para pegawai dan karyawan.

"Pesertanya adalah dokter, pegawai rumah sakit yang tidak masuk sip kerja malam hari. Selain itu keluarga pasien, serta PCNU Sidoarjo," urainya.

Sementara itu Sekretaris PCNU Sidoarjo, H Suwarno menyatakan, pihaknya berharap Pemilu serentak 17 April esok diberikan aman dan damai. Sehingga apa yang dihajatkan mendapatkan ridha dari Allah SWT.

"Alhamdulillah, PCNU Sidoarjo secara kelembagaan baik dari syuriyah maupun tanfidziyah berdoa secara lahir batin bahwa istighatsah, dzikir, menjadikan Pemilu besok berjalan aman, damai lancar dan harapan kiai dirihdai Allah,” harapnya. (Moh Kholidun/Ibnu Nawawi)

Selasa 16 April 2019 21:35 WIB
BLK Bandung Motivasi SMK Dwi Bhakti Ciledug Cirebon
BLK Bandung Motivasi SMK Dwi Bhakti Ciledug Cirebon
Bandung, NU Online
Balai Latihan Kerja (BLK) Bandung menerima kunjungan industri dari 300 siswa SMK Dwi Bhakti Ciledug, Cirebon, Jawa Barat, Senin (15/4).

Para siswa tersebut melakukan kunjungan ke workshop jurusan teknik, otomotif dan teknik manufaktur di BLK Bandung.

Menurut Kepala Bidang Penyelenggara dan Pemberdayaan BLK Bandung Yonhendri mengatakan pihaknya memberikan pencerahan dan motivasi kepada 300 siswa SMK Dwi Bhakti Cileduk agar berminat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya di BLK Bandung.

"Kami membuka kesempatan bagi lulusan SMK Dwi Bhakti Ciledug, yang ngin meningkatkan skill dan kompetensi diri dengan mengikuti pelatihan di BLK Bandung," ujarnya. (Red: Kendi Setiawan)
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG