::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Kompleks Masjid Al-Aqsa Terbakar

Selasa, 16 April 2019 15:00 Internasional

Bagikan

Kompleks Masjid Al-Aqsa Terbakar
Ilustrasi Masjid Al-Aqsa. Foto: Anadolu Agency
Yerusalem, NU Online
Sebuah kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem terbakar pada Senin (15/4) malam waktu setempat. Beruntungnya, pemadam kebaran pada Departemen Wakaf Islam untuk Masjid Al-Aqsa berhasil memadamkan kobaran api sehingga kebakaran itu tidak sampai menyebabkan kerusakan yang parah.

Sebagaimana dilaporkan Newsweek, Selasa (16/4), kebakaran di Masjid Al-Aqsa tersebut tepatnya terjadi di ruang shalat Marwani. Sebagaimana diketahui, ruangan ini terletak di sebelah tenggara yang juga disebut sebagai Kubah Batu, lokasi Masjid Al-Aqsa.

Dilaporkan kalau api tersebut berasal dari ruang penjaga masjid yang letaknya berada di atas ruang shalat Marwani. Menurut Direktur Wakaf Yerusalem dan Masjid Al Aqsa, Syekh Azzam al-Khatib, api yang melalap ruang Marwani dipicu oleh anak-anak yang sedang bermain petasan di sekitar kompleks Masjid Al-Aqsa. Oleh karenanya, para jamaah diimbau untuk mendidik anaknya agar tidak bermain api di kompleks Masjid Al-Aqsa.

“Jamaah yang tinggal di sekitar masjid dan di Old City untuk mendidik anak-anak mereka untuk tidak bermain dengan api, khususnya di dalam Masjid Al-Aqsa," imbau Departemen Wakaf Islam dalam sebuah pernyataannya.

Meski demikian, kepolisian Israel mulai menyelidiki apa penyebab dari kebakaran di kompleks Masjid Al-Aqsa itu. Sebagaimana diketahui, kompleks yang terletak di Kota Tua, Yerusalem Timur, semula diduduki Yordania pada saat perang Arab-Israel pada 1948. Namun kemudian Israel berhasil merebutnya pada perang 1967. Meski Israel menduduki semua wilayah Yerusalem semenjak tahun 1980, akan tetapi Yordania diberikan hak sebagai juru kunci Kompleks Al-Aqsa. (Red: Muchlishon)