::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Begini Pesan dan Penilaian Ketua NU Lampung tentang Pemilu 2019

Sabtu, 25 Mei 2019 08:00 Daerah

Bagikan

Begini Pesan dan Penilaian Ketua NU Lampung tentang Pemilu 2019
Buka Puasa Bersama PWNU Lampung
Bandarlampung, NU Online
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Lampung KH Mohammad Mukri mengatakan bahwa bangsa Indonesia telah melewati masa-masa cukup kritis yang sangat krusial yakni proses Pemilihan Umum.

Masa ini tidak mudah dilalui dan tidak sesederhana yang direncanakan. Pesta demokrasi yang sudah digelar pada April lalu menurutnya ibarat seorang ibu yang akan melahirkan. Sakit dirasakan namun akan membawa kebahagiaan.

Rektor UIN Raden Intan Lampung ini menambahkan, proses Pemilu di Indonesia menjadi contoh dunia. Hal ini karena Indonesia mampu menyelengarakan peralihan kekuasaan dari satu penguasa ke penguasa lainnya dengan cara demokratis.

"Dan di antara provinsi yang mampu menunjukkan keberhasilan dalam melaksanakan pesta demokrasi lima tahunan ini adalah Lampung," ungkapnya saat Doa dan Buka Puasa Bersama di rumah Dinas Rektor UIN Raden Intan , Jalan Yulius Usman, Labuhanratu, Bandar Lampung, Jumat (24/5).

Hal ini didasarkan pada penilaian pengamat dan pemerhati Pemilu yang menyatakan bahwa Lampung menjadi salah satu provinsi terbaik dalam penyelengaraan pemilu yang berjalan dengan aman dan damai.

Hal ini lanjutnya tidak boleh dinodai dengan gerakan-gerakan inkonstitusional pascapemilu yang menyebabkan rusaknya persatuan dan kesatuan.

"Oleh karena itu, kita berkomitmen untuk menjaga keberagaman, menjaga kesatuan dan kebersamaan kita," tegasnya pada acara yang dihadiri jajaran forkopimda Lampung dan para tokoh lintas agama ini.

Polarisasi yang terjadi pascapemilu harus dirajut kembali oleh seluruh elemen bangsa. Jangan sampai masyarakat khususnya warga NU ikut-ikutan dan terlibat dalam gerakan people power yang ujung-ujungnya menimbulkan kerusuhan. Sebagai warga negara yang baik, kita diperintahkan agama untuk taat dan tidak boleh melakukan kerusuhan dan melawan pemerintah.

"Saya sebagai ketua PWNU tentu mengharapkan semua pihak bisa menahan diri untuk segera redanya suasana. Kita kembali pada kehidupan normal untuk membangun bangsa Indonesia tercinta," imbaunya.

Hadir pada acara tersebut Wali Kota Bandar Lampung Herman HN, Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim, Wakapolda Lampung Kombes Pol Rudi Setiawan, Ketua MUI Lampung KH Khairudin Tahmid, para ketua PCNU kota dan kabupaten serta tokoh-tokoh NU Bumi Ruwa Jurai. (Muhammad Faizin)