IMG-LOGO
Daerah

IPNU-IPPNU Kenalkan Pendidikan Inklusi Lewat Foto dan Video

Senin 27 Mei 2019 8:0 WIB
Bagikan:
IPNU-IPPNU Kenalkan Pendidikan Inklusi Lewat Foto dan Video
Sosialisasi pendidikan inklusi di Bondowoso.
Bondowoso, NU Online
Puluhan Pengurus Cabang (PC) bersama Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur menggelorakan pendidikan inklusi. Kali ini dilakukan melalui pelatihan fotografi dan videografi.

Pendidikan tersebut merupakan program Unicef dan Lembaga Pelatihan dan Konsultan Inovasi Pendidikan Indonesia (LPIKPI) yang dilaksanakan Rumah Makan Iwak Pe di Kota Kulon Bondowoso, Ahad (26/5)

“Kami di sini adalah relawan yang berlatarbelakang sebagai jurnalis dengan berupaya menggelorakan pendidikan inklusi melalui pelatihan fotografi dan videografi,” kata relawan pendidikan inklusi Bondowoso, Shokhul Huda.

Menurut jurnalis Radar Ijen Jawa Pos tersebut, di Bondowoso pendidikan inklusi sudah diawali lima tahun lalu. “Bahkan sejak 2017 sudah diuncurkan, tapi gaungnya belum sampai di tataran akar rumput,” jelasnya.

Dalam pandangannya, di masyarakat bawah masih sangat awam terhadap hal ini. Bahkan kebanyakan orang belum mengerti apa itu pendidikan inklusi. “Ketika orang bicara pendidikan inklusi, masyarakat bawah tidak langsung memiliki pemahaman tentang pendidikan tersebut,” keluhnya.

Menurutnya, pendidikan inklusi sendiri adalah bagaimana sekolah reguler menerima anak berkebutuhan khusus dan anak yang tidak berkebutuhan khusus dengan disatukan.

"Kita ingin menggelorakan itu," jelasnya alumni Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Bondowoso tersebut.

Karena dirinya mengajak aktivis IPNU dan IPPNU untuk turut berkiprah. “Yakni bagaimana menjelaskan bahwa di Bondowoso ada pendidikan inklusi,” harapnya.

Dari gerakan yang melibatkan anak muda ini diharapkan akan disosialisasikan ke teman lain. “Sehingga disampaikan kepada masyarakat apa itu pendidikan inklusi,” terangnya.

Kondinator Program Lembaga Pelatihan dan Konsultan Inovasi Pendidikan Indonesia (LPIKPI) Bondowoso, Solehati Nofitasari mengatakan bahwa lembaganya salah satu mintra dari Unicef untuk pengembangan pendidikan inklusi yang ada di Bondowoso.

"Kami di sini untuk mengembangkan pendidikan inklusi yang ada Bondowoso dan kebetulan kami ada di tiga kecamatan yaitu Grujugan, Tlogosari dan Botolinggo," ungkapnya.

Menurutnya, di Bondowoso lembaga mitra yang bergabung ada 20 sekolah dengan rincian 13 sekolah dasar, tujuh SMP dan MTs.

Ia mengemukakan akan lebih banyak menggandeng berbagai komponen masyarakat maupun lembaga sebagai mitra. “Merekalah yang nantinya mengembangkan atau menggelorakan pemahaman sekolah literasi kami kepada masyarakat yang lebih luas,” ungkapnya.

Dijelaskannya, hingga kini pendidikan inklusi hanya menjadi obrolan kalangan tertentu. “Tapi masyarakat secara umum masih kurang memahami keberadaannya,” jelasnya. 

Seperti pemahaman bahwa pendidikan inklusi hanya untuk anak berkebutuhan khusus. “Padahal pendidikan inklusi juga untuk anak-anak yang mengalami masalah seperti lamban bicara, lamban belajar, atau ada kendala masalah dalam keluarga,” urainya.

Lewat pelatihan videografi dan fotografi diharapkan upaya memasyarakatkan pendidikan inklusi akan semakin tersebar. “Hari ini pelatihan, berikutnya akan ada lomba," ucapnya.

Ketua Pimpinan Cabang IPNU Bondowoso, Lukman Erfan mengatakan bahwa pelatihan pendidikan inklusi sangatlah bagus, apalagi diiringi dengan pelatihan fotografi dan videografi.

"Peserta bisa lebih mengembangkan karyanya untuk diri sendiri dan tentu saja orang lain," katanya.

Dirinya menginginkan, setelah pelatihan bisa dikembangkan di masing-masing kepengurusan. “Sehingga hakikat pendidikan inklusi semakin dipahami secara lebih merata di masyarakat,” pungkasnya. (Ade Nurwahyudi/Ibnu Nawawi)

Bagikan:
Senin 27 Mei 2019 23:45 WIB
Pelajar NU Jombang Berbuka Puasa dengan Para Lansia
Pelajar NU Jombang Berbuka Puasa dengan Para Lansia
Jombang, NU Online
Beberapa Pengurus IPNU-IPPNU Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur mendatangi Panti Jompo, Werdha, Ahad (26/5). Kedatangan mereka untuk berbagi kebahagiaan bersama para lansia yang berada di panti tersebut. 

Pengurus IPNU-IPPNU ini membagikan setidaknya 100 kotak nasi dan takjil kepada para lansia. Selain itu mereka juga menyerahkan bantuan berupa puluhan tanaman bunga yang bisa ditanam di area panti oleh petugas panti.

"Terima kasih kakek dan nenek atas waktunya berkenaan menerima kami, semoga masa tuanya penuh kebahagian, bersemangat dalam menjalani sisa-sisa hidup dengan beribadah dan nantinya berakhir dengan indah di kemudian hari," kata Ketua PAC IPNU Perorangan, Robby Irkham Abdi.

Kepada mereka, Irkham juga meminta doa untuk bisa menjalani hari-harinya dengan penuh kemanfaatan. "Kami semua minta doanya, supaya kami bisa berbakti kepada orang tua kami, dan bisa bahagia di hari tua kami nanti," lanjutnya.

Irkham memaparkan, sisi lain dari giat ini adalah untuk mengedukasi pelajar NU agar nanti gemar berbagi. Terlebih pada bulan Ramadhan.

Sementara itu, pihak panti, Ibu Ernis mengungkapkan kesenangannya, lantaran dikunjungi IPNU-IPPNU untuk turut berbagi kepada para lansia. "Kami sangat senang sekali bisa menerima kunjungan dari kalian semua, terlebih kalian adalah pelajar, dan terlebih juga ini di bulan Ramadhan," ucapnya.

Ia berharap giat bakti sosial yang dilakukan pelajar NU bisa membawa berkah untuk para lansia. "Sejatinya mereka sangat merindukan anak-anaknya, tapi baginya kalian adalah anak cucu mereka semua, mampu sedikit mengobati rasa kangen mereka terhadap anak cucunya," tuturnya. 

Tampak di lokasi, para lansia menerima kotak dari pelajar IPNU-IPPNU ini dengan senang. Sesekali mereka menebar senyum tanda mereka bahagia. (Syamsul Arifin/Abdullah Alawi)
Senin 27 Mei 2019 21:45 WIB
Rawat Pengkaderan, IPNU-IPPNU Babat Kerja Sama dengan RMI-NU
Rawat Pengkaderan, IPNU-IPPNU Babat Kerja Sama dengan RMI-NU
Lamongan, NU Online
Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPNU-IPPNU) Babat, Jawa Timur mengadakan buka bersama serta MoU dengan Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) NU Babat.

MoU diantara dua instansi ini terkait pendirian Pimpinan Komisariat Pondok Pesantren (PKPP) bagi pondok pesantren yang berbasis sekolah atau sebaliknya. 

Menurut Ketua PC IPNU Babat Habib Jaelani tujuan diadakan MoU ini untuk mengenalkan IPNU-IPPNU ke pesantren. Hal ini cocok dan sesuai dengan Anggaranan Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) yaitu mencari kader berusia 13-27 tahun.

"Hasil MoU di antaranya adalah mengenalkan NU secara organisasi lewat IPNU-IPPNU sesuai segment umur santri pada umumnya yang tertampung AD/ART NU. Acara ini kita konsep buka bersama juga, agar suasana lebih santai dan kekeluargaan," katanya, Ahad (26/5).

Selain itu, kedua belah pihak juga sepakat untuk merawat perkaderan kaum muda Nahdliyin dengan cara menyelenggarakan Makesta (Masa Kesetiaan Anggota) lingkup santri sebagai jenjang kaderisasi awal secara formal IPNU-IPPNU.

"Kaderisasi adalah ruhnya organisasi, organisasi akan mati bila proses kaderisasi tidak berjalan. Makanya kita dari IPNU terus menggenjot perkaderan. Sebagai upaya menyiapkan calon pemimpin masa depan," ujar Habib.

Dikatakannya, kegiatan MoU ini terobosan terbaru dan termasuk pertama kali di Indonesia. Selama ini pesantren yang dianggap basis utama kaum nahdliyin tidak memiliki organisasi perkaderan seperti IPNU-IPNU. Terutama yang berusia Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas.

Pesantren lebih menekan kan pada organisasi internalnya mereka. Sehingga banyak sekali santri yang punya bakat bagus tidak bisa mengembangkan bakatnya pada jenjang lebih tinggi.

"Kita berharap setelah ini di pesantren juga ada komisariat tingkat pesantren. Setidaknya bagi rekan-rekan yang berbakat bisa kita fasilitasi untuk berkarya," tambahnya.


Sementara itu Ketua Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) PCNU Babat M Khotib Affandi menyebutkan lembaga yang dipimpinnya siap lahir batin bekerjasama mengawal serta ikut andil dalam kegiatan pengenalan NU kepada santri.

"Kita menyambut baik ya langkah MoU dengan IPNU-IPPNU ini, yang mana PC mereka menggandeng RMI untuk terlaksananya visi-misi MoU ini. Kita juga siap menyukseskan kegiatan tersebut sampai akhir. Apalagi sebentar lagi akan penerimaan santri baru di pesantren-pesantren," tandasnya. (Syarif Abdurrahman/Abdullah Alawi)

Senin 27 Mei 2019 19:30 WIB
NU Medan Sampaikan Silaturahim adalah Energi Melakukan Terbaik
NU Medan Sampaikan Silaturahim adalah Energi Melakukan Terbaik
Silaturahim NU Kota Medan
Medan, NU Online
Ketua PCNU Medan, Sumatera Utara Burhanudin beserta jajaran PCNU Medan kembali melaksanakan Safari Ramadhan 1440 H di Masjid Amal Saleh, Jalan Sawit 1, Kecamatan Medan Tuntungan, Ahad (26/5). Kegiatan rutin yang dilakukan selama bulan puasa tersebut menjadi momentum Silaturahim dan Berbagi Tali Asih serta menyapa secara langsung masyarakat Kota Medan.

Selain bersilaturahim, dalam suasana yang penuh kekeluargaan dan keakraban tersebut, Ketua PCNU Medan juga sekaligus menyerahkan bantuan kepada BKM Masjid Amal Saleh dan santunan kepada 40 orang kaum dhuafa dan fakir miskin. Ketua PCNU Medan beserta pengurus kemudian Shalat Isya berjamaah dilanjutkan dengan Shalat Tarawih bersama.

Dalam sambutannya singkatnya Ketua PCNU Medan Burhanuddin mengaku senang dapat bersilaturahim dan menyapa langsung para jamaah. Produsr Film Romansa Danau Toba itu juga menyampaikan kiranya bantuan yang diberikan dapat digunakan dengan sebaik-baiknya sehingga memberi manfaat bagi kemaslahatan umat.

"Alhamdulillah, senang sekali hari ini kita bisa saling bersilaturahmi di Masjid Amal Saleh. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat digunakan dengan sebaik-baiknya. Semoga melalui silaturahim ini menjadi energi bagi kita bersama untuk memberi dan melakukan yang terbaik bagi Nahdiyin dan masyarakat Kota Medan," katanya.

Pada kesempatan itu, turut juga hadir Sekretaris Zulkarnaen, Bendahara Zulkarnain, Waben Azmi Ahdly, Reza dan pengurus MWCNU Medan Tuntungan, BKM Masjid Amal Saleh dan undangan lainnya. (Ismail Nasution/Kendi Setiawan)
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG