IMG-LOGO
Daerah

Mustasyar NU Bondowoso Ajak Umat Islam Pertahankan Amalan di Ramadhan

Selasa 4 Juni 2019 23:45 WIB
Bagikan:
Mustasyar NU Bondowoso Ajak Umat Islam Pertahankan Amalan di Ramadhan
Mustasyar PCNU Bondowoso, KH Salwa Arifin
Bondowoso, NU Online
Mustasyar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bondowoso, Jawa Timur, KH Salwa Arifin mengatakan, malam ini telah memasuki awal bulan Syawal 1440 hijriah. Dengan berakhirnya Ramadhan 30 hari, maka besok pagi umat Islam akan melaksanakan shalat Idul Fitri. 

"Shalat Idul Fitri menjadi penanda bahwa bulan Ramadhan yang penuh rahmah sudah kita isi," katanya dalam sambutannya di acara Gema Takbir Idul Fitri 1440 Hijriyah di depan Masjid Agung At-Taqwa Bondowoso, Selasa (4/6) malam.

Dikatakan, pada bulan tersebut umat Islam sudah banyak melakukan amal ibadah, baik yang berisi hablum minanallah dan hablum minannas.  "Mudah-mudah kita termasuk golongan yang  mendapatkan kemenangan yang hakiki yaitu melawan hawa nafsu," katanya Kiai Salwa yang juga Bupati Bondowoso di hadapan para undangan.

Menurutnya, musuh umat yang berpuasa yang paling berat adalah nafsu yang ada pada diri manusia, di mana kata nabi musuh yang paling kejam bagi umat yang berpuasa untuk dihadapi adalah nafsu manusia sendiri.  

"Alhamdulillah selama bulan Ramadhan kita sudah mampu melawan hawa nafsu, melawan rasa lapar, rasa haus dan salama ramadhan kita bisa melawan semua ini," jelas bupati yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Manbaul Ulum, Desa Tansel Wetan, Kecamatan Wonosari.

Dikatakan, Idul Fitri yang berarti kembali kepada kesucian. Oleh karena itu mari dilestarikan, kekalkan amalan di bulan Syawal dan bulan bulan selanjutnya, mari merenung di mana posisi kita saat ini, apakah sudah sangat mendekat kepada Allah SWT dalam artian bahwa kefitrahan kita betul-betul sempurna atau keadaan manusia tidak jauh berbeda sebelum ramadhan.

"Adakah kesan Ramadhan yang secara ritual ibadah yang telah kita lakukan selama bulan Ramadhan masih membekas dalam diri kita di bulan Syawal ini ataukah nuansa Ramadhan malah telah berbalik. Untuk menjawab ini, tentunya kembali kepada kita masing-masing," jelasnya.

Kiai Salwa berharap mudah-mudahan bisa mempertahankan, melestarikan, kefitrahan pada saat ini, sampai waktu-waktu ke depan dan semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk kepada umat Islam untuk dapat mempertahankan jadi diri kita sebagai manusia fitri, sehingga  kelak dikumpulkan bersama para nabi, para suhada, dan orang shaleh.

Bupati Bondowoso juga menyampaikan sebagai insan muslim dan juga sebagai warga negara yang baik patut kirannya untuk berpartisipasi dalam membayar infak, zakat, dan sedekah.

"Kami juga sampaikan juga terima kasih kepada semua pihak, baik perorangan maupun kelompok yang rela mengeluarkan zakat, infaq, dan sedekahnya untuk saudara-saudara kita yang tidak sama nasibnya dengan kita," imbuhnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil ketua PCNU Bondowoso KH Mas'ud Ali yang mewakili Ketua PCNU KH Abdul Qodir Syam, Rais Syuriyah sekaligus Ketua MUI Bondowoso KH Asy'ari Fasya, Wakil Bupati Bondowoso H Irwan Bachtiar Rahmat, Ketua DPRD Bondowoso H Tohari, Jajaran Forkopimda Bondowoso, Jajaran OPD Kabupaten Bondowoso, para Takmir Masjid dan undangan lainnya. 

Akhir acara Bupati dan Wakil Bupati bersama Ketua DPRD Bondowoso, serta jajaran Forkopimda Bondowoso melakukan pemukulan beduk dan gema takbir sebagai tanda dimulai gema akbir malam Idul Fitri 1440 Hijriyah. (Ade Nurwahyudi/Muiz
Bagikan:
Selasa 4 Juni 2019 22:30 WIB
PCNU Jayapura Penetrasi Aswaja Hingga Ramadhan Berakhir
PCNU Jayapura Penetrasi Aswaja Hingga  Ramadhan Berakhir

Jayapura, NU Online
PCNU Jayapura, Papua benar-benar memanfaatkan bulan Ramadhan sebaik mungkin untuk  melakukan penetrasi ajaran Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja). Buktinya, selain meramaikan Ramadhan dengan tadarus di mushalla-mushalla  yang ada, PCNU Jayapura juga menggelar Safari  Ramadhan di sejumlah titik di Kota Sentani.

“Alhamdulillah, safari Ramadhan berjalan lancar, dan tepat waktu. Bahkan hingga malam ke-20 Ramadhan (3/6),   kami masih safari Ramadhan, tepatnya di Pondok Pesantren Mafahimussar’iyyah, Distrik Waibu, Sentani,” tukas Ketua PCNU Jayapura, Ustadz  Zainuri Thoha sebagaimana rilis yang diterima NU Online.

Menurutnya,  safari Ramadhan, selain berfungsi sebagai konsolidasi internal, juga untuk sosialisasi Aswaja di tengah-tengah masyarakat. Dan bisa dipastikan  safari Ramadhan tersebut, diterima dengan baik oleh masyarakat.

“Sambutan yang hangat juga dilakukan  oleh   jajaran TNI di Koramil Sentani Timur, saat kami safari Ramadhan ke sana empat hari  lalu,” ungkapnya.

Ustadz Zainuri menyatakan keyakinannya bahwa NU di Jayapura akan berkembang.  Masyarakat setempat sangat wellcome terhadap NU. NU di Papua, katanya,  identik dengan Gus Dur, yang oleh masyarakat Papua dinilai berjasa dalam  banyak hal, termasuk dalam pengembalian nama Papua, dari semula  yang bernama Irian Jaya.

“Dalam banyak kesempatan kami, sering didapuk untuk memimpin doa setelah rapat yang pesertanya non Muslim,” ucapnya.
Lelaki asal Banyuwangi itu menegaskan, NU bisa diterima dengan baik di Papua (dan di manapun) karena dikenal menjunjung tinggi toleransi dan menghargai kalompok minoritas. NU dengan sikapnya yang moderat, dan selalu mengusung Islam rahmatal lil ‘alamin, tampaknya meluluhkan hati masyarakat yang di situ muslimnya minoritas.

“Jadi perlakuan kita yang baik kepada non Muslim di Jakarta, misalnya, akan berpengaruh terhadap sikap non Muslim di tempat  lain, yang kita sendiri di situ jadi minoritas,” terangnya. (Red: Aryudi AR).

Selasa 4 Juni 2019 21:30 WIB
Layani Pemudik, SMK Ma’arif NU Buka Bengkel Siaga Gratis
Layani Pemudik, SMK Ma’arif NU Buka Bengkel Siaga Gratis
Teknisi Bengkel Siaga Idul Fitri SMK Ma'arif NU Mantup.
Lamongan, NU Online
Bagi para pemudik yang menggunakan motor saat liburan Idul Fitri bisa bernafas lega. Karena siswa kompetensi keahlian Teknik dan Bisnis Sepeda Motor SMK Ma’arif NU Mantup, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur menghadirkan program sosial berupa Bengkel Siaga Idul Fitri. 

“Tujuan digelarnya kegiatan ini untuk memberikan layanan terhadap  masyarakat dan pemudik yang melintasi jalur provinsi antara wilayah Kabupaten Lamongan dan Mojokerto,” kata Masheru, Selasa (4/6).

Bengkel Siaga Idul Fitri yang didirikan di depan sekolah setempat sebagai bentuk kegiatan sosial kemasyarakatan. “Selain sebagai pembelajaran siswa dalam mengelola bengkel, tujuannya adalah membantu pemudik dan masyarakat yang mengalami permasalahan pada kendaraannya,” kata Kepala SMK Ma’arif NU Mantup tersebut. 

Layanan menerima sejumlah keluhan yang kerap dialami motor. “Mulai dari tambal ban, ganti oli, ganti spare part dan service ringan,” jelasnya.  

Pamudik hanya membayar jika ada penggantian spare part saja. “Untuk biaya jasanya gratis,” kata Haries Mahfudzin.

Menurut Ketua Kompetensi KeahlianTeknik dan Bisnis Sepeda Motor di sekolah setempat, bahwa seluruh layanan dikerjakan oleh siswa. “Tapi masih di bawah pengawasan guru produktif, setiap hari kita jadwal untuk siswa piket di Bengkel Siaga Idul Fitri ini,” urainya.

Kepala SMK Ma’arif NU Mantup mengatakan, Bengkel Siaga Idul Fitri merupakan salah satu program dari pemberdayaan bengkel SMK.

“Program tersebut sebagai kerja sama PT Surya Prana Sesama (SPS) dan Astra Otoparts,” ungkapnya. 

Menurut Masheru, selama ini pihak sekolah mendapat pembinaan pengelolaan bengkel dari PT SPS. “Dan untuk spare part yang kita sediakan bekerja sama dengan Astra Otoparts,” katanya. 

Bagi para pemudik, layanan ini berlaku lumayan panjang. “Bengkel siaga ini kita siapkan mulai tanggal 1 Juni sampai 8 Juni 2019 mulai pukul 08.00 sampai dengan 16.00 WIB,” tutupnya.

Jadi, ada baiknya pemudik bisa memanfaatkan kesempatan ini secara baik. Agar kegiatan silaturahim mengunjungi kerabat dan saudara berjalan lancar lantaran kondisi motor telah mendapat penanganan yang prima. (Sukamto/Ibnu Nawawi)

Selasa 4 Juni 2019 20:30 WIB
CBP-KPP Korda Metropolis Gelar Buka dan Sahur Bersama
CBP-KPP Korda Metropolis Gelar Buka dan Sahur Bersama
Mojokerto, NU Online
Ada banyak cara menjaga soliditas. Seperti buka dan sahur bersama atau Busaber yang digagas Komandan Dewan Kerja Cabang (DKC) Corp Brigade Pembangunan (CBP) – Korp Pelajar Putri (KPP) se-Korda Metropolis. 

Kawasan meliputi Surabaya, Sidoarjo, Jombang, Kabupaten  dan Kota Mojokerto. Kegiatan dipusatkan di Graha NU Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (3/6).

Ketua Pelaksana Busaber, M Bagus Sulaiman mengungkapkan kegiatan ini dilaksanan dengan mengusung tema Mempererat Tali Silaturrahim demi Mewujudkan Solidaritas CBP-KPP Korda Metropolis.

“Tema dipilih agar terciptanya keharmonisan keluarga CBP-KPP se-Korda Metropolis di Ramadhan tahun ini,” katanya.

Selain bertujuan merekatkan tali silaturrahim kegiatan ini juga dikemas sebagai forum diskusi. “Masalah yang dibahas adalah sejumlah problematika dan solusi serta motivasi dalam menjalankan tugas dan amanah di barisan CBP-KPP,” beber Bagus, panggilan akrabnya.

Dirinya menambahkan, CBP-KPP masih sering dipandang sebelah mata oleh beberapa kader yang menganggap sebagai kalangan elite dan berkuasa, “CBP-KPP harus berani membuktikan tupoksi yang sebenarnya sesuai dengan peraturan prganisasi CBP-KPP yakni sebagai garda terdepan IPNU dan IPPNU yang mempunyai tugas pokok yakni mengawal kebijakan organisasi,” terangnya. 

Selain mengawal kebijakan organisasi, CBP-KPP memiliki fungsi yang sungguh mulia. “Y akni sosial kemsyarakatan dan kemanusiaan,” tegasnya. Maka dari itu, perlu adanya pelurusan serta pemahaman terhadap kader yang masih minim pengetahuan akan adanya CBP-KPP, tambah Bagus.

Muzakki selaku Koordinator CBP-KPP Korda Metropolis mengungkapkan harapan dari kegiatan ini memberi pemahaman kepada kader agar tidak salah dalam mengambil suatu kebijakan. “Yakni tetap di dalam jalur koordinasi sehingga terwujudnya kemistri organisasi yang luar biasa dan mampu memberikan pengalaman yang lebih terhadap kader CBP-KPP khususnya,” urainya

Acara ini dihadiri Komandan CBP-KPP se-Korda Metropolis yang meliputi wilayah Surabaya, Jombang, Kabupaten dan Kota Mojokerto. Tampak pula alumni DKW KPP Jawa Timur, para Ketua PC IPNU-IPPNU se-Korda Metropolis. Suasana penulis keakraban tampak terlihat selama kegiatan berlangsung, khususnya saat buka dan sahur bareng.  (Syaiful Alfuat/Ibnu Nawawi)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG